Arsip Tag: Vienna Philharmonic Orchestra

Ditegur Istri Gara-gara Baca Buku

Rumah pribadi saya tergolong kecil. Disamping kiri kanan berdempetan rumah tetangga. Coba bayangkan. Pukul 02.00 wib dinihari, dari speaker aktif yang nangkring di atas buffet menghentak-hentak Simponi Nomor 9 in D minor , Op. 125 “Choral” dari komponis Ludwig van Beethoven. Baik diputar melalui CD atau DVD. Apalagi jika konduktor yang mengiringi Herbert von Karajan yang sangat berwibawa itu.

Sekalipun menurut saya volume speaker telah diatur menurut sikon, tapi menurut istri masih terdengar “keras” dan berpotensi mengganggu ketenangan istirahat tetangga sebelah. Sejatinya belum pernah pula saya dengar komplain soal ini dari tetangga sebelah.

Alunan irama simponi Beethoven itu naik turun (tidak menentu bagi yang kurang memahami). Pada bagian tertentu, suara alat-alat musik atau vocal penyanyi komposisi klasik yang terkenal dengan “Ode to Joy” ini sangat halus nyaris tidak terdengar. Namun dibanyak bagian lain lantunan dari alat musik maupun beberapa penyanyi tenor, soprano dan lain-lain cukup bertenaga. Menghentak-hentak. Berkumandang megah memenuhi ruangan dan spektakuler.

Simponi ini melambangkan persaudaran antar manusia yang universal. Bait-bait puisi yang dinyanyikan paduan suara dan penyanyi diambil dari karya Friedrich Schiller ( 1776 – 1788) berjudul „An die Freude“. Kemudian dipilih oleh Ludwig van Beethoven dan disusun sedemikian rupa untuk dijadikan bagian penutup Simfoni No. 9 yang amat terkenal ini. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jejak Langkah | Tag , , , , , , , , , , , , | 6 Komentar