Arsip Tag: Jallaluddin Rumi

Kado Ulang Tahun Istriku

Kutipan pertama, saya ambil dari ungkapan Peter Argansola dalam cerita bersambung ‘Banda Naira’ yang pernah dimuat harian Kompas beberapa tahun silam, “Jalan hidup –sebagaimana sang waktu– mengalir bagaikan air. Berkelok-kelok, berliku-liku tak tentu arah dan rimbanya. Kita hanya mampu berserah diri pada nasib, bahwa hidup, perkawinan dan kematian adalah sebuah misteri yang abadi….”

Kutipan kedua, dari penyair sufi Jallaluddin Rumi, “Cinta datang dan aku menyerahkan jiwaku kepada Yang Terkasih. Yang Terkasih kini memberiku kehidupan dari kehidupan-Nya sendiri… Cinta datang dan penaka darah memenuhi nadi-nadi dan lapisan-lapisan dagingku, mengosongkannya dari diriku dan memenuhiku dengan Sang Sahabat. Sang Sahabat telah mengambil semua milik setiap atom dari keberadaanku. Nama itu adalah semua yang telah kutinggalkan sekarang: semua yang tersisa adalah Dia.” Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Kata Mutiara | Tag , , , , , | 1 Komentar