Arsip Tag: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

Pada Hakikatnya, HMI Adalah Sebuah Perusahaan

Saya awali dengan tulisan Eki Syachrudin bertitel Pada Hakikatnya HMI adalah Sebuah Perusahaan yang ia tulis pada 1996. Saya kutip dari buku Moral Politik Sebuah Refleksi. Sebuah bunga rampai tulisan Mang Eki (panggilan akrab Eki Syachrudin) yang diterbitkan oleh LP3ES tahun 2006 lalu. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Tinjauan Buku | Tag , , , , , , , , , | 3 Komentar

Dikritik Gara-gara Kalimat Salam Sejahtera

Dikritik gara-gara ada kalimat “Salam Sejahtera” di bagian pembuka surat. Saya jelas tertohok kritik tersebut, lantaran konsep surat saya sendiri yang membuat. Pula yang mengirim ke kurang lebih 100 undangan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jejak Langkah | Tag , , , , | 16 Komentar

Komentar Beberapa Teman tentang Anas Urbaningrum di Milis Kahmi Pro (Part 1)

Keberadaan dokumentasi foto dimaksud telah merangsang teman-teman semasa PB HMI Periode 1997-1999 dan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) lain untuk mendownload dan mengoleksinya. Salah satu kelemahan aktivis HMI memang pada kecintaan mendokumentasi arsip foto saat ia masih aktif berorganisasi. Maka tak heran, setelah berselang lama, keberadaan dokumentasi foto semacam di postingan saya itu sangat besar maknanya buat teman-teman yang pernah aktif di HMI masa itu. Iseng-iseng pula saya mengetikkan nama “Anas Urbaningrum” pada mesin pencarian gambar (images) Google. Ternyata memang foto-foto tersebut telah diindeks Google. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jejak Langkah | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Komentar

Surat Cinta Aktivis HMI

MEMUTUSKAN: Pertama, menyatakan cinta sepenuh hati kepada adinda berlandaskan penyerahan diri pada Allah. Sebagaimana diajarkan oleh senior-senior kita saat janji suci pada pelantikan kita sebagai Pengurus HMI …”Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku, hanyalah untuk Allah, seru sekalian alam”. Kedua, memohon persetujuan adinda untuk menerima deklarasi ini tanpa reserve. Ketiga, hal-hal yang menyangkut konsekuensi dari keputusan ini akan diatur kemudian. Keempat, keputusan ini dapat ditinjau kembali jika terdapat kekeliruan di dalamnya.
Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jejak Langkah | Tag , , | 22 Komentar