Arsip Tag: daftar pemilih tetap (DPT)

Suka Duka Menjadi Petugas KPPS

Bicara mengenai suka duka menjadi Petugas KPPS (bukan hanya ketua lho), banyak dan tidak terhitung.
Sukanya menjadi petugas KPPS antara lain: Pertama, karena setiap TPS terdiri dari rata-rata 3 Rukun Tetangga (RT), maka sukanya dengan menjadi petugas KPPS adalah jadi lebih mengenal warga-warga di luar RT kita.
Kedua, disamping itu, juga mengenal orang-orang lain di luar lingkup RT dalam suatu TPS, seperti perangkat kelurahan hingga camat, dan warga lain di luar lingkup Rukun Warga (RW) tatkala ada bimbingan teknis di balai kelurahan.
Ketiga, dengan menjadi petugas KPPS, akan bertambah wawasan dan pengetahuannya mengenai hal-ihwal ke-pemilu-an. Lantaran semua petugas KPPS “disunatkan” membaca dan memahami mulai dari UU yang terkait ke-pemilu-an, peraturan KPU hingga juklak dan juknisnya.
Sedangkan dukanya, juga banyak. Namun ada beberapa yang menjadi catatan secara umum yang juga dialami hampir semua petugas KPPS. Pertama, siap-siap dimaki warga yang tidak masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau undangan memilih “terlambat” disampaikan. Soal DPT saya alami tatkala Pemilu Legislatif lalu. Ada 6 (enam) orang dalam sebuah keluarga dimana memiliki hak pilih, 4 (empat) orang diantaranya tidak tercantum dalam DPT. Saya bersama seorang petugas KPPS lainnya yang tengah mengantar undangan memilih terpaksa mendapat “caci maki” dari seorang ibu muda yang bersemangat mau mencontreng namun tidak masuk DPT. Kurang lebih si muda tadi bekata, “Gimana Pak Dwiki, masak di keluarga ini sampai 4 (empat) orang tidak masuk DPT. Lantas apa yang dikerjakan KPPS (dan pengurus RT) selama ini?”
Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pemilu 2009 | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Peringatan Dini Kepada KPU Soal Penggunaan SMS Pilpres 2009

Terkait dengan teknologi informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pilpres Tahun 2009 ini memperkenalkan kepada KPPS di TPS setempat perihal penggunaan short message service (sms) untuk melaporkan hasil perolehan suara capres. Sejauh yang kita tangkap, hal tersebut merupakan niat baik KPU agar hasil pilpres dari setiap TPS di seluruh Indonesia segera di-input datanya (juga agar cepat dipublikasikan kepada khalayak).

Namun demikian, niat baik KPU dimaksud belum tentu berjalan sesuai dengan yang diharapkan. KPU tentunya sadar dan berkaca pada pengalaman Pileg Tahun 2009 yang baru lalu. Betapa hasil Pileg melalui Tabulasi Nasional Pemilu (TNP) yang didasarkan datanya dari lembar formulir IT setiap TPS kacau balau. Hal ini juga menyangkut kesiapan dan kemampuan teknis SDM para penyelenggara pemilu di tingkat paling bawah, yakni KPPS, yang berbeda-beda. Belum lagi bicara soal penetrasi jaringan internet agar scan lembar formulir IT agar segera terkirim di pusat data KPU yang belum merata seantero tanah air. Terlepas dari apologi penyelenggara TNP saat Pileg lalu, KPU nyata-nyata gagal dalam mempersiapkan perangkat teknologi informasi agar hasil pemilu segera diketahui hasil kongkritnya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pemilu 2009 | Tag , , , , , , , , | 3 Komentar

Download Perpu Nomor 1 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas UU Pemilu Legislatif

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD ini, pada pokoknya mengatur mengenai 2 (dua) hal. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pemilu 2009 | Tag , , , , , , | 22 Komentar