Tips dan Trik Mempesona Memuji Perempuan


Tips dan Trik Mempesona Memuji Perempuan

Tips dan Trik Mempesona Memuji Perempuan

Seorang teman menanyakan bagaimana cara saya mendapatkan gambar perempuan dengan pose yang cukup aduhai dan senyum terkembang? Saya jawab itu ada tips dan trik khususnya.

Salah satu tipnya adalah memuji perempuan yang akan kita bidik gambarnya tersebut. Apakah ada triknya? Ya jelas ada. Saya mendapatkan tips dan trik mempesona memuji perempuan secara praktis dari seorang teman, Arsyad Ibramsyah namanya (alumni IAIN Surabaya yang kini sukses sebagai pengusaha rekanan PT Jamsostek). Melalui contoh kecil, di lift Gedung DPR-RI Senayan menjelang reformasi 1998. Berikut kisahnya:

Menjelang reformasi 1998, Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut menjabat salah satu Ketua DPP Golkar (belum ada embel-embel partainya). Sebagai publik figur tentu ia acap tampil di media massa cetak dan elektronika. Sebagai trends setter.

Suatu hari, tatkala saya naik lift menuju lantai 11 di Gedung Nusantara 1 DPR-RI bersama Arsyad Ibramsyah, tak dinyana ada seorang perempuan cukup cantik berkerudung Anggota DPR-RI dari Fraksi Golkar ikut masuk. Berarti hanya ada tiga di dalam lift tersebut.

Lantas, sekonyong-konyong Arsyad membuka kebekuan suasana (ice breaking) di dalam lift tersebut. “Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bu… (sembari menyebutkan nama orang tersebut). Si anggota DPR-RI tersebut tersenyum simpul sembari menjawab salam, “Wallaikumsalam Wr. Wb. Mau kemana dik?” Kata Arsyad, “Bertemu Bapak … (ia sebutkan nama oang anggota DPR-RI yang akan ditemui). “Ooo. Berarti sama kita akan ke lantai 11.” Lift pun bergerak ke atas secara perlahan.

Sudah? Ternyata belum. Begitu lift terbuka di lantai 11, dan kaki melangkah ke luar, secara tiba-tiba Arsyad Ibramsyah berujar, “Luar biasa Bu… (sambil sebut namanya), kerudung yang ibu pakai ini sama dengan yang Mbak Tutut pakai kemarin waktu kunjungan ke Bandung.”  Saya perhatikan si ibu anggota DPR-RI tersebut terkesiap. Lantas ia menjawab, “Oooo. Terima kasih atas pujiannya yang mempesona.”😉

Ia senang dengan pujian Arsyad Ibramsyah, membandingkan anggota DPR-RI Fraksi Golkar tersebut dengan perempuan berpengaruh saat itu, Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut. Walaupun hanya lewat kerudungnya saja.

Di sebuah ruangan anggota, Arsyad Ibramsyah tertawa ngakak. “Nah, Dwiki. Begitulah salah satu cara bagaimana kita memuji perempuan. Tak perlu kamu katakan cantik, manis, jelita dan sebagainya. Cukup kamu bisa melihat suasana yang tepat. Sedikit berimprovisasi dan gestur meyakinkan serta ucapan bukan yang dibuat-buat, siapapun perempuan pasti akan suka” “Apa benar kemarin Mbak Tutut pakai kerudung sama seperti perempuan anggota DPR-rI tersebut, Mas?” Dijawab singkat, “Ya jelas gak sama dong!”  sembari ia terkekeh kembali. Saya pun lantas ikut tertawa.🙂

Di suatu hari saya praktekkan, memuji seorang asisten anggota DPR-RI dengan mengatakan bahwa sepatu yang dikenakannya sama dengan seorang artis Indonesia yang kala itu sedang naik daun. Pada saat itu, jelas saya telah meng-knock out-nya dengan sekali pukulan ringan. Ia (tanpa perlu saya sebutkan namanya) pun ‘klepek-klepek’ alias menggelepar dengan pujian tersebut. Hahaha.

Begitulah kenyataannya. Memuji perempuan itu cantik, atau manis, hanyalah salah satu trik saja dalam ilmu memuji. Jika memujinya pun terkesan dibuat-buat, niscaya pula si perempuan tersebut tidak terkesan.

Ini pesan khusus buat laki-laki. Cobalah Anda memuji perempuan sebagai sebuah kebiasaan sehari-hari. Dengan trik-trik elegan yang bisa dikembangkan sendiri. Di manapun Anda berada. Bisa di rumah dengan istri atau ibu Anda. Bisa pula di gardu tol memuji perempuan penjaga loket. Di mall. Dan sebagainya.

Anda sebagai laki-laki tidak rugi lantaran hanya memberi pujian. Tetapi sebenarnya Anda pada saat memuji secara tulus itu tengah bersedekah. Mendapat pahala. Pada dasarnya Anda pada saat itu tengah membahagiakan orang….

*****

Untuk mendapatkan dua buah foto dari orang yang sebelumnya tidak saya kenal di bawah ini, saya menggunakan trik ponsel yang dia miliki. Kebetulan saja ia memakai merk ponsel Sony Xperia Mini Pro. Sama dengan yang saya miliki. Saya pun memuji dia dengan menunjukan ponsel padanya.  “Hasil kamera ini hebat ya mbak,” saya mengawali. Ia tersipu malu. Melihat ponsel dari merk yang sama dan warna sama pula. Ice breaking pun terjadi. Lantas berkenalan, dan selanjutnya setelah membicarakan fitur-fitur dari merk ponsel yang sama, saya pun meminta izin untuk mengambil gambarnya.

Diizinkan. Maka jadilah saya memotret perempuan jelita ini dengan dua kali jepretan. Klik klik. Kami berdua pun serasa akrab. Seperti sahabat yang sewindu lamanya tiada bersua….

Demikianlah Tips dan Trik Mempesona Memuji Perempuan. Semoga berkenan.

Memuji Perempuan Wartawati TV One

Memuji Perempuan Wartawati TV One

Memuji Perempuan Wartawati TV One2

Memuji Perempuan Wartawati TV One2

*****

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Gaya Hidup, Petak Ide dan tag , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Tips dan Trik Mempesona Memuji Perempuan

  1. Dzulfikar berkata:

    wakakaka gilee beeneerrr dah

  2. taroada berkata:

    Mantap mas dwiki, hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s