Prof Dr Lucky Sondakh Sosok Ayah Ideal dan Pahlawan Bagi Kita


Angelina Sondakh dan Lucky Sondakh (Foto Dany Permana Kompas.com)

Angelina Sondakh dan Lucky Sondakh (Foto Dany Permana Kompas.com)

Sebagai seorang lelaki dan ayah dari tiga anak, di alam bawah sadar saya merasa iri sekaligus hormat dengan Prof Dr Lucky Sondakh, ayah kandung Angelina Sondakh. Terlepas dari kontroversi atas kasus korupsi yang dialami putrinya, bagi saya  ia merupakan sosok ayah ideal dan pahlawan di hati kita. Sulit dicari tandingannya.

Di sini, kita tidak bicara soal sisi negatif atas penilaian suatu peristiwa menyangkut Angelina Sondakh yang tergelar  mengisi suatu babak di panggung kehidupan politik tanah air. Apabila kita mau menyelami, kadangkala di pinggiran suatu peristiwa yang banyak orang melihat aura negatifnya, masih ada secercah sinar positif yang memancar.

Angelina Sondakh boleh saja terkungkung di terowongan gelap atas cobaan hidup yang menimpanya, namun saya nilai ia bermental baja, lantaran di ujung terowongan sana sang ayah laksana secercah sinar yang memberi dan membekali dengan seribu satu harapan. Berupa pendampingan dan nasehat-nasehat yang diperlukan.

Apabila kita menyimak berita menyangkut Angelina Sondakh semenjak penetapan sebagai tersangka dan penjatuhan vonis, di mana ia lebih banyak diam ketimbang mengumbar komentar yang tak perlu, maka orang besar sebagai penasehat dan konsultan politiknya tiada lain adalah ayahnya, Lucky Sondakh. Sebagai seorang yang telah mengecap asam garam kehidupan, niscaya mereka sadar bahwa suatu ucapan bisa mengakibatkan trial by the press. Mereka juga menghindari polemik, lantaran polemik dapat mengundang multi penafsiran.

Ada apa dan mengapa figur Lucky Sondakh layak kita angkat ke permukaan? Persoalan hakikinya adalah soal sisi kemanusian (humanis) yang paling dalam. Hubungan dan kondisi tertentu berlandaskan cinta, belas kasih, toleransi, saling asah asih dan asuh, pengampunan, tanggungjawab, dan kepedulian kepada orang lain. Baik dalam lingkup keluarga maupun lingkungan sosial sekitarnya.

Dalam kehidupan kita ini yang kian hedonis dan memberhalakan materi, harus diakui semakin sulit mendapatkan seorang anak menjadikan ayahnya sosok ideal. Apalagi berfigur pahlawan. Padahal sosok  ideal dan pahlawan  tersebut akan terbangun lewat pendekatan dan kedekatan secara emosional antara ayah dan anak. Sehingga terbina hubungan dan kondisi seperti tergores di alinea sebelum ini.

Sebagai konsekuensi pencarian akan sosok ideal dan pahlawan dimaksud, manakala tidak didapatkan di tengah keluarga, maka anak akan mencarinya di luar rumah. Bisa melalui bacaan, tayangan video, film atau hubungan fisik di luar rumah.  Inilah tantangan terbesar bagi laki-laki dan figur ayah di manapun kini berada.

Dari sisi humanis Lucky Sondakh itu pulalah, kita dapat mengerti dan paham manakala Angelina Sondakh beralih keyakinan menjadi seorang mualaf (menjadi muslim), tatkala ia menikah dengan Adjie Massaid pada 2009. Padahal Lucky adalah seorang pendeta. Sang ayah merestuinya. Kita sendiri niscaya akan sulit menerima kenyataan apabila dihadapkan situasi serupa menyangkut anak-anak kita, bukan?

Bagi seorang ayah yang humanis, anak tetaplah anak meskipun sang anak sudah berhasil membangun suatu benteng atau sebuah kota. Figur ayah hanyalah mendukung dan mendorong anak dari belakang. Menjadikannya mandiri dan tegar kala ombak kehidupan menerjang. Sang ayah mustinya juga paham, jika sudah dewasa anak mampu memilih dan memilah keputusan apapun yang terbaik buat dirinya sendiri.

Bercermin dari perspektif yang telah dikemukakan secara ringkas di atas, tidaklah berlebihan jika Lucky Sondakh kita jadikan referensi sosok ayah ideal dan pahlawan bagi kita….

*****

Sumber Gambar: http://nasional.kompas.com

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Budaya, Politik Nasional dan tag , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Prof Dr Lucky Sondakh Sosok Ayah Ideal dan Pahlawan Bagi Kita

  1. beni berkata:

    great article. bagi saya, ayah saya juga tidak kalah hebat di bandingkan dengan ayahnya angelina. semua juga pasti sama pandangannya menurut saya😀

    Toko Bunga Online

  2. Tulisan ini terlalu prematur,karena tidak pernah mengikuti setiap hari aktivitas Lucky Sondakh.Apaladi dikatakan “dijadikan referensi sosok ayah ideal dan pahlawan bagi kita?disini anda tidak objektif sekali..bukan saya bermaksud mengecilkan tulisan anda.apalagi Lucky Sondakh sedang mencari dukungan untuk menjadi calon DPD..dan Lucky Sondakh tidak menerima putusan dari pengadilan dengan menyatakan Angelina Sondakh tidak bersalah,Anda mengatakan sebagai pahlawan?mudah sekali menyatakan itu.apakah anda tahu kehidupan Lucky Sondakh dari mulai kecil samapai ia berkeluarga?kalau toh hanya wawancara atau cerita sepihak dari Lucky Sondakh,masih prematur!apalagi Lucky Sondakh bukanlah seorang pendeta…bertanyalah pada saudara dan teman2nya baru anda bisa menulis dan menyatakan dia layak menjadi referensi sosok ayah teladan dan bisa disebut pahlawan…trimakasih

  3. Max Lawalata berkata:

    Bercermin dari perspektif yang telah dikemukakan secara ringkas di atas, TERLALU BERLEBIHAN jika Lucky Sondakh kita jadikan referensi sosok ayah ideal dan pahlawan bagi kita….

  4. Kamar Tidur berkata:

    Seorang laki-laki yang patut ditiru,

  5. agus berkata:

    pemujaan yang berlebihan

  6. Windy berkata:

    “Bercermin dari perspektif yang telah dikemukakan secara ringkas di atas, tidaklah berlebihan jika Lucky Sondakh kita jadikan referensi sosok ayah ideal dan pahlawan bagi kita…” pahlawan apa?? bangga dengan anaknya korupsi uang negara dan jangan2 ayahnya Lucky Sondakh itu dititipkan uang hasil korupsi yang gak habis 7 turunan wkwkwkwk…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s