Cerita Penghasilan Tambahan dari Aktivitas Ngeblog


Banyak orang belajar blog atau website dulu, lantas berpikir setelah memiliki jam terbang tinggi bagaimana cara mendapatkan penghasilan tambahan dari aktivitas selingan (atau mungkin profesi utama) ngeblog tersebut. Saya justru kebalikannya, tidak sengaja mendapatkan penghasilan tambahan lumayan besar dari aktivitas ngeblog manakala pengetahuan tentang hal ikhwal blog atau website itu sangat minim.

Barangkali persoalannya menyangkut momentum yang melintas pas belaka. Semuanya bermula pada bulan-bulan akhir tahun 2008 lalu, tatkala banyak politisi berlomba-lomba mendapatkan contoh surat suara Pemilu 2009. Tidak ada satupun website atau blog di tanah air ketika itu yang mempublikasi bentuk atau ukuran (seperti apakah itu) surat suara Pemilu Legislatif 2009. Contoh valid surat suara  itu penting bagi politisi yang akan berlaga di Pemilu Legislatif 9 April 2009. Lantaran, tanpa contoh surat suara pemilu yang telah dimodifikasi niscaya sang politisi kesulitan mensosialisasikan nama, ‘wajah’ dan nomor urutnya.

Di tengah kekosongan seperti itu, blog ini mempublikasi contoh surat suara pemilu legislatif. Pembaca bisa melihat posting saya tertanggal 15 Desember 2008 bertajuk “Kertas Surat Suara Pemilu 2009“, beserta posting-posting terkait lainnya menyusul kemudian. Hingga hari ini apabila pembaca mengetikkan kata kunci “surat suara pemilu” di pencarian artikel maupun gambar Google, maka artikel atau gambar yang saya publikasi kurun itu masih menduduki halaman satu Google. Posisi kata kunci ini, saya rasa tidak akan tergoyahkan hingga Pemilu 2014 nanti (tentu saja menjelang pemilu 2014 mendatang akan saya revisi dan beri link-link ke artikel baru).

Pada waktu itu, saya membanderol harga satu surat suara ukuran A-1 Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) di luar ongkos kirim. Hanya segelintir saja politisi yang memesan agar dicetakkan satu surat suara. Selebihnya memesan lima hingga puluhan surat suara yang telah saya modifikasi sesuai asal parpol, foto, nama lengkap, nomor urut dan tanda centang. Jika saya hanya mencetak satu surat suara di sebuah percetakan digital kawasan Benhil, maka ongkosnya Rp 70.000 (tujuh puluh ribu). Namun jika ada sepuluh surat suara (batas minimal), harga cetak hanya Rp 30.000 (tiga puluh ribu rupiah). Sudah dapat dipastikan keuntungan saya sebesar Rp 70.000 (tujuh puluh ribu rupiah) per lembar surat suara. Lumayan menggiurkan, bukan?

Kebanyakan pemesannya dari luar Jakarta. Mereka berpacu dengan waktu lantaran sistem pemilu dengan keterpilihan suara terbanyak. Para pemesan dari berbagai partai politik. Dan sebagian alhamdulillah terpilih sebagai anggota legislatif. Alasan banyak pemesan dari dari daerah, mungkin saat itu di sana belum banyak percetakan digital.

Berdasarkan pengalaman bisnis sampingan surat suara, pelajaran yang diperoleh, yaitu integritas diri kita. Integritas di blog personal, salah satunya tercermin dari data-data cukup lengkap kita di halaman ‘about‘ atau ‘tentang’. Atau apalah, yang penting kita mencantumkan data yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karenanya, soal data diri ini saya rasa penting untuk dicantumkan di blognya, manakala kita akan berbisnis melalui media internet. Bayangkan saja, hanya dengan modal berbalas pantun via email, para pemesan surat suara tidak ragu-ragu untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening kita.

Saya segan mengungkapkan berapa keuntungan yang diperoleh dari bisnis sampingan ketika awal-awal ngeblog tersebut. Pokoknya lumayan besar. Kenang-kenangan berbentuk barang yang tersisa di rumah dari bisnis surat suara pemilu dimaksud, yakni: sebuah laktop merk Asus, sebuah printer HP Deskjet all in one, dan harddisk eksternal kapasitas 500 GB.

Jadi, sedari awal ngeblog, saya sudah mencicipi manis gurihnya berbisnis menggunakan media internet. Hanya memang kemudian, saya tidak memfokuskan diri menggunakan media internet untuk mencari penghasilan tambahan. Akan tetapi, trik-trik yang saya pelajari dan praktekkan semasa musim Pemilu 2009 lalu masih dikuasai hingga hari ini.

***

Hingga sekarang, di blog personal ini saya telah mempublikasi 424 tulisan. Terdiri dari 23 kategori, 2.172 tag, dan 2.839 komentar disetujui. Lantaran punya kegemaran memotret, banyak posting-posting di blog ini dipermanis oleh foto-foto hasil jepretan sendiri. Sebagian besar foto-foto itu acap memenangkan hasil pencarian gambar di Google dengan kata kunci tertentu.

Dan kalaupun mengunggah foto atau ilustrasi bukan milik sendiri, sedari awal ngeblog saya berkomitmen untuk mencantumkan sumber tulisan atau link foto/ilustrasi asal. Hal ini sadar saya lakukan sebagai bentuk penghargaan atas jerih payah seseorang menghasilkan suatu karya.

Bulan Januari 2012 ini saja, baru dua tulisan terpublikasi. Lantaran sesuatu dan lain hal, produktivitasnya jauh berkurang. Namun demikian bila mengintip statistik pengunjunjg di dasbor, pengunjung blog ini stabil di kisaran 500 hingga 700 unique visitor. Hari sepi pengunjung blog (pada umumnya) Sabtu dan Minggu. Seperti nampak dari ilustrasi gambar di awal tulisan, yakni tanggal 21 dan 22 Januari 2012. Ini menunjukan bahwa banyak pengguna internet melakukan browsing dari fasilitas internet kantor. Dan bagi mereka, Sabtu dan Minggu merupakan ‘hari keluarga’.

Sebagian besar pengguna internet tersesat di blog ini lantaran ulah mesin pencari (search engine). Hal terakhir menjadi bukti bahwa hingga hari ini, mesin pencari masih menjadi tumpuan rujukan pengelola blog atau website agar ramai pengunjungnya.

Dari screnshot dasbor nampak bahwa mesin pencari masih jawara sebagai rujukan atau referensi pengguna internet teratas untuk menemukan blog atau website kita. Disusul kemudian oleh media-meda sosial semacam Facebook, Twitter, Tumblr dan lain-lain. Rujukan selanjutnya ialah keaktifan kita di situs-situs komunitas dan situs-situs bookmarks.

Yang tidak kalah penting juga peran artikel-artikel kita di blog atau website yang memiliki spirit “evergreen“, atau istilah saya ‘artikel unggulan’. Semakin banyak artikel unggulan yang kita miliki, maka pengunjung blog kita relatif meningkat. Sekurang-kurangnya stabil.

Cukup banyaknya pengguna internet yang mampir di blog ini berdasarkan kinerja mesin pencari, dapat dipastikan artikel-artikel blog ini juga cukup banyak menduduki peringkat utama (halaman satu atau dua) di mesin pencari.

*****

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Media Sosial, Politik Nasional dan tag , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Cerita Penghasilan Tambahan dari Aktivitas Ngeblog

  1. Putri & Dedi berkata:

    Semoga tips nya bisa dibagi buat para nubie di dunia maya ini seperti saya. Thks sebelumnya

  2. Lompo Ulu berkata:

    wuih..iri saya mas..tahu statistiknya..kenapa gak ganti domain aja mas, baru pasangin adsense..lumayan loh trafiknya

  3. danang berkata:

    mantap ceritanya bang,,,,sip!

  4. mik ulfa berkata:

    bentuk dan ukuran kartu suara pileg 2014 untuk calon dprd tingkat 2, berapa biaya cetak dan kirim ke lombok timur, nusa tenggara barat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s