Pengalaman Menjadi Ketua Panitia HUT RI Tingkat RT (2)


Lomba Panjat Pinang

Lomba Panjat Pinang

Pada tulisan bagian pertama Pengalaman Menjadi Ketua Panitia HUT RI Tingkat RT di blog ini dua tahun silam, telah saya ceritakan trik mendapatkan sponsor beberapa perusahaan besar –padahal lingkup kegiatannya saja hanya tingkat rukan tetangga (RT). Juga tentang beberapa lomba perayaan 17 Agustus yang diadakan.

Terus terang saja sponsor kit berupa kartu perdana, jam dinding, payung, mug, t-shirt, jam meja, alat tulis kantor (ATK) dan lain-lain di mana kesemuanya berlabel logo sponsor dari beberapa perusahaan yang kami peroleh dapat menekan pengeluaran biaya pembelian hadiah-hadiah lomba perayaan 17 Agustus.

Dana yang semestinya dikeluarkan untuk pembelian alat tulis kantor (ATK) bagi panitia di hari H lomba-lomba yang diadakan semacam pulpen dan notes tetap utuh. Malahan sisa pulpen berpenampilan menarik dari sponsor digabungkan dengan buku-buku tulis yang kami beli, dapat dijadikan sebagai hadiah bagi pemenang lomba yang diperuntukkan anak-anak.

Menginjak soal dana kegiatan perayaan 17 Agustus. Setiap tahunnya, rt kami memiliki dana khusus ‘tujuhbelasan’ sebesar kurang lebih Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah). Dana tujuhbelasan ini dikutip dari iuran arisan warga setiap bulannya yang hanya Rp 1000 (seribu rupiah) per kepala keluarga (KK). Jumlah iuran per bulan yang kecil itu ternyata selama satu tahun sudah cukup sebagai dana awal bagi panitia (menggandakan proposal, jamuan rapat-rapat panitia dan lain sebagainya).

Setelah soal administrasi di awal melaksanakan amanah tidak ada masalah, mulailah pembagian tugas pencarian dana. Di intern warga, beberapa panitia saya beri tugas mendatangi rumah ke rumah warga guna meminta bantuan dana. Saya sendiri selaku ketua panitia mencari di luar warga rt, dalam hal ini mengontak kolega-kolega yang secara personal saya kenal dekat. Terkumpul lebih dari Rp 11.000.000 (sebelas juta rupiah). Perinciannya dari warga rt mendapat Rp 5.000.000 (lima juta rupiah), sementara dari luar warga Rp 6.000.000 (enam juta rupiah) lebih.

Sepak Bola Sarung

Sepak Bola Sarung

Pertandingan Catur Antar RT

Pertandingan Catur Antar RT

Beberapa anggota DPR-RI Periode 2004-2009 yang saya kenal di tempat kerja agak terperanjat juga saat saya sodorkan proposal permohonan dana. Soalnya lingkup kegiatan hanya rt. Akan tetapi barangkali lantaran selama ini saya banyak membantu mereka, tak kuasa juga menolak. Bahkan ada mantan ketua sebuah partai politik lokal Jawa Timur yang juga anggota DPR Periode 1999-2004 yang tinggal di Surabaya, hanya dengan saya mengirim sms saja tak selang lama langsung mentransfer dana bantuan sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah).

Saya kira dana sebesar Rp 11 juta lebih itu merupakan rekor tertinggi yang pernah didapatkan dalam sejarah ke-rt-an di mana saya bermukim dan menjadi sekretaris rt-nya.

Dengan dana yang diperoleh itu, saya sebagai Ketua Panitia HUT RI ke-63 diharuskan meng-cover 2 (dua) kegiatan perayaan kemerdekaan sekaligus saat itu. Pertama, kegiatan lingkup rt antara lain lomba-lomba tujuhbelasan untuk anak-anak dan orang dewasa, malam renungan 16 Agustus, resepsi peringatan HUT RI, dan diakhiri dengan lomba panjat pinang bagi remaja-remaja kampung.

Kedua, lomba-lomba olah raga antar rt yang diadakan rukun warga (RW) yang diadakan setiap dua tahun sekali. Tugas saya selaku ketua panitia adalah mengkoordinir atlet-atlet warga rt yang akan mengikuti lomba olah raga agar dapat mempertahankan tropi bergilir rw sebagai juara umum lomba antar rt yang diselengagarakan. Termasuk didalamnya menyiapkan prasarana seperti kostum, alat olah raga dan lain-lain bagi atlit yang akan berlomba di kejuaraan antara rt tersebut. Adapun lomba olah raga antar rt yang diadakan meliputi: catur, bola volly putra dan putri, sepak bola, tenis meja, badminton, futsal putra (tingkat SD dan SMP), jalan sehat dan kirab keliling RW (hanya saja yang terakhir ini tidak terlaksana).

Alhamdulillah berkat kerjasama dan kerja keras yang baik antar panitia, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Tropi bergilir rw untuk kejuaran olah raga antara rt yang dua tahun sebelumnya, pada 2006, kami rebut juga dapat dipertahankan dengan hasil tidak mengecewakan.

Seluruh dana yang dihabiskan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan 17 Agustus pada tahun 2008 lalu itu sebesar Rp 8.000.000 (delapan juta rupiah). Dengan demikian terdapat surplus kegiatan sebesar Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah). Sebagai ketua panitia, saya membayangkan seandainya tidak berinisiatif mencari dana di luar warga pastilah mengalami defisit. Dan ujung-ujungnya menguras dana kas rt yang telah ada. Demikian pula apabila saat itu tidak dibantu sponsor perusahaan pastilah pengeluaran yang ada membengkak.

Setelah kepanitian 17 Agustus dibubarkan, surplus kegiatan sebesar kurang lebih 3.000.000 (tiga juta rupiah) yang kami dapat dari kegiatan Perayaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia –setelah musyawarah dengan pengurus rt lainnya dan dipertanggungjawabkan di pertemuan warga– akhirnya dimanfaatkan untuk membeton jalan di sebuah gang yang ada di lingkungan rt, dan membuat papan pengumuman ke-rt-an yang berdiri di samping pos kamling.

Tim Bola Futsal Anak Rt

Tim Bola Futsal Anak Rt

Tim Bulu Tangkis Rt

Tim Bulu Tangkis Rt

Saya sendiri puas dan cukup bangga dengan keterlibatan sebagai ketua panitia HUT RI ke-63 tersebut. Dua maksud tercapai, ikut memeriahkan secara nyata perayaan 17 Agustus yang diadakan dan dapat membuktikan bahwa jika dikelola dengan baik maka tidak ada ceritanya sebuah kepanitian semacam 17 Agustus –sekalipun tingkat rt– harus berakhir dengan defisit.🙂

Suporter di Pertandingan Malam Futsal Antar Rt

Suporter di Pertandingan Malam Futsal Antar Rt

Ketua Panitia di Malam Renungan 17 Agustus

Ketua Panitia di Malam Renungan 17 Agustus

**tamat**

Kredit Foto: Gambar-gambar yang tersaji dalam posting ini merupakan koleksi pribadi.

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Jejak Langkah dan tag , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Pengalaman Menjadi Ketua Panitia HUT RI Tingkat RT (2)

  1. Ping balik: Pengalaman Menjadi Ketua Panitia HUT RI Tingkat RT (1) « Dwiki Setiyawan's Blog

  2. Muhamad Saepuloh berkata:

    Sangat inspiratif,,, saya ingin tanya kalo caranya mendapat sponsor itu bagaimana ya mas? Terimakasih

  3. Ping balik: foto hut riCamfrog | Camfrog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s