Filosofi Sederhana Search Engine Optimization


Filosofi kita tentang Search Engine Optimization (SEO) sesungguhnya sederhana. Tatkala seseorang mencari sesuatu di mesin pencari utama (Google, Yahoo, dan Bing), ia berharap menemukan konten yang terbaik dan paling relevan dengan istilah pencarian yang dilakukan. Bukannya, maaf beribu maaf, menemukan link berisi konten sampah (junk post).

Yang saya maksud link konten sampah adalah konten isinya berderet kata kunci atau link di mana kita berputar-putar (bingung dan klik sana sini) di situs bersangkutan namun tidak menemukan apa yang dicari. Atau, kalaupun menemukan kontennya, anda kecewa dibuatnya. Sehingga halaman tersebut, yang berasal dari hasil pencarian di mesin pencari (search engine) menjadi buruk dan sangat tidak relevan. Pastilah anda akan mengumpat dan kesal alang kepalang saat berkunjung ke situs semacam itu, bukan?

Tujuan dari Search Engine Optimization (SEO) sendiri, kali ini saya mengutip http://id.wikipedia.org, adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Logikanya, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

Sekarang, coba perhatikan situs di mana kontennya buruk dan tidak relevan sebagaimana saya ungkapkan di atas. Dapat dipastikan pengelolanya malas memproduksi konten. Si pengelola hanya berpikiran lalu lintas (traffic) situsnya ramai, dan mengabaikan Filosofi Sederhana Search Engine Optimization (SEO). Lebih daripada itu, situs bersangkutan mengabaikan, mencampakkan dan memasygulkan pengunjung yang telah susah payah mencarinya di mesin pencari (search engine).

Perlu kita ketahui bahwa mesin pencari, utamanya Google menggunakan link sebagai sarana untuk mengukur popularitas sebuah halaman atau situs web. Dengan demikian, dalam Search Engine Optimization ( SEO) mungkin saja halaman atau situs web anda berada di Top 10 Google. Namun tatkala kontennya buruk dan tidak relevan, maka halaman atau situs web bersangkutan menurun popularitasnya di mata pengunjung.

Bukan tidak mungkin teknologi mesin pencari dapat mendeteksi konten buruk dan tidak relevan itu. Saya sendiri secara amatir mengamati sepak terjang Google. Di mata saya, Google setiap waktu melakukan pembaruan sistem agar hasil pencarian di search engine-nya mengarah pada halaman atau situs web dengan konten terbaik dan relevan.

Situs-situs mengagumkan dengan konten terbaik dan relevan tersebut mendapat prioritas, promosi dan ranking dari hasil pencarian di Google. Sementara, situs sebaliknya dengan konten sampah yang dianggap mencemari sistem akan diturunkan.

***

Search Engine Optimization (SEO) adalah suatu proses berkelanjutan. Berubah secara dinamis mengikuti perkembangan teknologi informasi. Pakem Search Engine Optimization (SEO) pun tidak abadi. Senantiasa berubah, sebab sejatinya yang abadi di dunia SEO itu adalah perubahan itu sendiri.

Kita dapat berdalih sebaik apapun dan serelevan konten yang dibuat namun mengabaikan optimalisasi sulit terpajang di halaman utama hasil pencarian mesin pencari (search engine). Anda benar. Saya anggap anda sudah mengetahui teknik-teknik Search Engine Optimization (SEO) tatkala membaca posting ini. Bukan di posting ini saya membahas teknik-teknik SEO. Sila cari sendiri dengan kata kunci relevan, dan semoga anda dapat hasil yang relevan pula.

Saya hanya ingin menekankan, di masa-masa yang akan datang –dan mungkin kini sudah teraplikasi– mesin pencari utama (Google, Yahoo, Bing) akan bersifat ramah pada pengguna internet sebagai pangsa pasarnya. Niscaya mereka (search engine)  akan berusaha seoptimal mungkin untuk menampilkan konten unik, orisinil, berguna, terbaik dan lebih-lebih relevan di halaman hasil pencariannya.

Pada gilirannya konten yang unik, orisinil, berguna, terbaik dan relevan tersebut dicari orang karena mereka suka dan membutuhkan. Bahkan orang tidak segan-segan menambahkan link tersebut di situs web mereka. Jika hari ini anda ingin sukses di belantara internet dengan milyaran halaman terindeks di mesin pencari, mulailah melakukan itu.

Salah satu ilmu yang jarang diajarkan pakar SEO, menurut saya, bahwa dalam SEO berlaku ilmu evolusi. Berubah perlahan tahap demi tahap. Pula sebagaimana saat anda pertama kali terjun ke percaturan situs web, dari sedikit tahu lama kelamaaan menjadi banyak tahu alias master. Tidak ada sesuatu kesuksesan diraih dengan cara instan. Search Engine Optimization (SEO) adalah suatu proses berkelanjutan. Berubah secara dinamis mengikuti perkembangan teknologi informasi. Pakem Search Engine Optimization (SEO) pun tidak abadi. Senantiasa berubah, sebab sejatinya yang abadi di dunia SEO itu adalah perubahan itu sendiri.

*****

Baca juga posting senada-seirama atau segendang-sepenarian dengan posting Filosofi Sederhana Search Engine Optimization (SEO) di atas:

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di SEO dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

15 Balasan ke Filosofi Sederhana Search Engine Optimization

  1. Ahmad berkata:

    Sip…setuju pak. thanks pak

  2. demam anak berkata:

    makasih infonya yaaa…bagus postingannya…

  3. Dessy berkata:

    Setujuuuuuhhh…🙂

  4. Titik Asa berkata:

    Terus terang saya belum faham yg dimaksud. Saat ini saya hanya ngeblog aja, itupun postingnya sangat sangat sederhana…
    Termakasih bahasannya. Ini tetap menambah perbendaharaan pengetahuan saya.
    Salam blogger…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s