Suara Emas Rafika Duri dalam Christina


Batas antara seorang pencipta lagu dengan seorang penyair sangat tipis. Menurut hemat saya, pada dasarnya seorang pencipta lagu adalah seorang penyair pula. Cobalah pembaca menyimak lirik lagu apapun, ia tidak ubahnya larik-larik puisi yang sengaja diciptakan penyair. Dengan mengesampingkan penyair yang juga terjun dalam pembuatan lirik lagu semacam Taufiq Ismail, misalnya, banyak lirik lagu apabila dibacakan sebagaimana puisi yang khusus diciptakan penyair, tidak akan kalah mutunya dibanding puisi karya penyair.

Untuk memperkuat argumen di atas, kali ini saya kutip satu penggalan lirik lagu Christina karya musisi Idris Sardi, “Mimpiku telah gugur lebur bersama kasihmu, Di ujungnya malam yang kelabu, Kini embun kering di mentari pagi, Sekering airmata hati ini, Kubiarkan hari berlalu, Berganti hari yang sepi, Namun kasihmu adalah kasihku, Cintamu adalah cintaku…”

Terlepas dari penilaian lain pembaca, subyektivitas saya mengatakan lirik lagu di atas memiliki kedalaman makna yang setara dengan puisi ciptaan seorang penyair. Seolah dengan goresan untaian kalimat itu, sang pencipta lirik lagu ingin menggambarkan soal “kesedihan” dan “kerinduan” yang tiada bertepi….

Lagu Christina sendiri dipopulerkan oleh penyanyi Rafika Duri.  Merupakan on sound track (OST) film dengan judul sama, Christina. Dalam posting kali ini saya tampilkan track lagu tersebut dalam file mp3 di Soundcloud dan video di Youtube.

Namun sebelum pembaca mendengarkan gesekan biola Idris Sardi yang saya unggah di situs http://soundcloud.com, dan mendengarkan suara emas Rafika Duri di situs http://www.youtube.com, saya tampilkan lirik lengkap lagu Christina sebagai berikut:

Christina

Ciptaan: Idris Sardi

Tiada lagi kata mesra
Tiada lagi gelak tawa
Tiada lagi belai menggapai rambut
Tiada lagi senyum merekah lembut
Tiada lagi semua itu, tiada lagi
Hilang semua hilang
Di suatu malam yang berkabut

Peluh dan embun
Membasahi pipi dan bumi
Sebasah wajah cinta tertetes airmata
Mimpiku telah gugur lebur bersama kasihmu
Di ujungnya malam yang kelabu
Kini embun kering di mentari pagi
Sekering airmata hati ini
Kubiarkan hari berlalu
Berganti hari yang sepi
Namun kasihmu adalah kasihku
Cintamu adalah cintaku

Christina, cintamu seputih kasihmu
Christina, wajahmu seanggun hatimu
Christina, kasihmu setulus cintamu

***

Kini saatnya pembaca saya hadirkan track instrumentalia mp3 berupa  gesekan biola Idris Sardi (bisa diunggah sebagai koleksi pribadi dengan mengklik tanda panah menghadap bawah), pula mendengarkan suara emas Rafika Duri dalam lagu Christina di bawah ini:

 

 

*****

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Musik dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Suara Emas Rafika Duri dalam Christina

  1. awandragon berkata:

    Anda suka sekali sama lagu ini ya pak

  2. Awang Satrijana berkata:

    Saya senag sekali dg lagu ini, begitu mergunya, dan sangat mneyentuh hati, sayang saya belum menemukan filmnya di youtube…tolong ya..trim.

  3. Nunuk Sulistiyowati berkata:

    Saya pikir hanya kaum hawa saja yang suka mendengarkan suara mbak Fika. Saya suka banget suara mbak Fika & smua lagu dlm album nya bahkan hampir hafal smua tp syg kaset sy musnah ntah kemana dan untuk mendapatkan itu sulit. Alhamdulillah ada blog kang Dwiki Setyawan jd lega nih. ‎​​​​‎​​​‎​;)Oº°˚˚°ºoк;) makasih banget n wassalam NN

  4. zaenal berkata:

    ini lagu sangat monumental. Saya tak ada kenangan khusus tentang lagu ini. Tapi secara objektif ini lagu bisa evergreen….Buat Mas Idris Sardi tak ada kata yang tepat untuk memuji, sang maestro ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s