QR Code di Ulang Tahun Ke-2 Blog Ini


 

Saya rasa ada sebagian pembaca yang belum akrab dengan Quick Response Code (QR Code). Sepintas, QR Code mirip motif batik  dan hanya berwarna hitam-putih yang seperti tanpa arti.  Saya sendiri tahu kali pertama soal terkait QR Code dari tulisan yang dibuat Admin Blog Kompasiana, Pepih Nugraha, pada 25 Juni 2009 lalu.  Tulisan Pepih bertajuk Yuk, Kita Bikin QR Code Sendiri! Setelah berlalu lebih dari satu tahun sejak membaca tulisan Pepih di atas, saya baru mempraktekkan membuat QR Code di Ulang Tahun Ke-2 blog ini yang jatuh pada hari ini, 28 Oktober 2010.

Di awal posting QR Code di Ulang Tahun Ke-2 Blog ini,  tersemat gambar QR Code blog https://dwikisetiyawan.wordpress.com. Dengan kode mirip motif batik tersebut,  dalam kata-kata Pepih Nugraha, “Inilah kode yang memungkinkan seseorang tertautkan (linked) dengan situs web, situs pertemanan, atau blog pribadi sekalipun.”

Saya sendiri mencoba membuat QR Code dari situs http://2tag.nl. Di bawah ini adalah gambar screenshot QR Code Akun Facebook saya http://www.facebook.com/dwiki.setiyawan :

Masukkan alamat blog pribadi,  posting unggulan di website/blog, akun profil Facebook, Twitter dan seterusnya di kotak URL, dan klik Make Tag. Tunggu beberapa saat. Dan abrakadabra, tampilah QR Code berikut short URL-nya.

Sementara itu,  QR Code juga bisa dimanfaatkan untuk menampilkan teks, nomor telepon/ponsel, atau pesan singkat (SMS). Situs pembuat QR Code yang dapat membuat QR Code untuk URL situs, teks, nomor hp dan sms direkomendasikan oleh Pepih Nugraha yang namanya telah saya singgung di awal posting. Dan memang ini lebih lengkap. Alamat situsnya http://qrcode.kaywa.com.

Memasukkan secarik kalimat  dengan mengklik pilihan Text, dan lantaran hanya dibatasi 250 karakter, saya  menulis, “Tidak ada persahabatan jika tidak ada kebebasan. Persahabatan menyukai udara bebas dan tidak terikat pada batas yang lurus dan sempit. Persahabatan akan berbicara dengan bebas dan bertindak dengan bebas jua; dan tidak akan menyakiti….”

Hasil QR Code-nya sebagai berikut:

Oya, anda bisa mengikuti (follow) saya di Twitter dengan akun http://twitter.com/dwikis yang QR Code-nya seperti di bawah ini:

QR Code dapat dibaca lewat ponsel pintar (smart phone) dengan menginstal “program pemindai”. Minimum ponsel yang dimiliki berkamera. Silakan anda menginstal program pemindai QR Code melalui situs http://dakode.mobi. Atau langsung melalui internet ponsel dengan mengetikkan http://www.i-nigma.mobi Nama program aplikasinya sendiri adalah i-nigma (488 kb). Untuk mengunduh i-nigma, ikuti saja petunjuk yang ada, dan mudah dipahami. Saya sendiri dengan ponsel jadul Sony Ericsson K-750i dengan mudah dan cepat mengunduh i-nigma dimaksud.

Setelah terinstal, anda dapat membaca QR Code dengan cara memotret CR Code yang dipilih. Secara otomatis, ponsel pintar yang telah diinstal “program pemindai” dimaksud akan membaca URL website/blog, teks, nomor telepon, sms atau bahkan foto pasangan gelap anda (jika memang memiliki).

Untuk mengakhiri posting ini, silakan anda bidik QR Code berikut. Saya ambil dari situs http://imageshack.us, CR Code ini akan dipindai ponsel pintar yang telah anda persenjatai “program pemindai” sebagai foto almarhum Mbah Marijan. Telah dimodifikasi fotonya dengan tambahan kalimat, “Poko E, Sebelum Tanding Minum Kuku Bima Energi dulu Le..”

Apa daya, bertanding dengan “kekuatan alam” yang tak terselami itu, Mbah Marijan akhirnya kalah juga….

Inilah QR Code foto Mbah Marijan dimaksud:


*****

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Jejak Langkah dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke QR Code di Ulang Tahun Ke-2 Blog Ini

  1. Bang Iwan berkata:

    Info yang mantap bang… makasih banyak. segera meluncur ke TKP.
    Tapi kalau boleh nanya apa sih gunanya Qr code ini?

    • Dwiki Setiyawan berkata:

      Dengan adanya QR Code ini, kita dimudahkan untuk menyimpan URL Website, No Telepon/HP teman, Teks, SMS dan Foto dengan cara memotret QR Code yang dipilih melalui ponsel pintar yang telah diinstal “program pemindai”. Kalau Bung Iwan, misalnya, punya foto perempuan idaman lain (PIL), bisa disimpan di hp pintarnya. Tentunya dengan upload dulu foto PIl itu lewat flickr, picasa dsb. Dijamin nggak ketahuan deh.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s