Sri Mulyani Dot Net vs. Sri Mulyono Dot Net


Screenshot Situs Sri Mulyono Dot Net

Screenshot Situs Sri Mulyono Dot Net

Situs ekonom Indonesia yang juga mantan Menteri Keuangan dan kini Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Dot Net dengan tagline “Merawat Republik, Memastikan Keadilan” yang beralamatkan di http://www.srimulyani.net kini mendapat tandingan sepadan. Beberapa profesional lintas profesi yang selama ini meramaikan mailing list Jurnalisme baru-baru ini meluncurkan situs Sri Mulyono Dot Net http://srimulyono. net dengan tagline “… Sebab Ekonomi Terlalu Penting untuk Diserahkan pada Ekonom Belaka.”

Kita singgung sejenak situs yang pertama. Dengan gaya satir, pada halaman muka situs Sri Mulyani Dot Net, pengelola situs dengan menyebut dirinya Kang Pojok menulis di sidebar tanggal 19 September 2010 sebagai berikut, “DPR mulai uring-uringan lagi. Dua puluhan anggota partai mau diperiksa KPK soal “Cek Miranda”. Wah, politik tukar-tambah lagi nih! Makanya soal pemilihan ketua KPK bakal jadi gonggongan baru di Senayan. Jadi, rakyat Indonesia bersiaplah tutup kuping. Dalam ilmu suara ada istilah “cacophony”, yaitu suara ribut, bising, asal bunyi, tanpa makna. Kang Pojok cari di kamus apa contohnya. Nah, ini dia kata Webster: “cacophony” artinya: “anjing yang menyalak-nyalak di sepanjang jalan”. Sialan, tahu aja si Webster urusan dalam negeri.”

Berbeda dengan situs Sri Mulyani Dot Net yang berisi posting-posting ekonomi makro dan seakan-akan suatu media pembelaan diri serta sentil sana situ mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, situs Sri Mulyono Dot Net justru kaya dengan posting-posting ekonomi sektor riil. Aktivitas ekonomi yang benar-benar dihadapi masyarakat sehari-hari. Malah dapat dikatakan situs Sri Mulyono Dot Net merupakan tandingan sekaligus sandingan terhadap situs Sri Muyani Dot Net. Dalam pengantar pengelolanya pada halaman   Redaksi dinyatakan, “Setiap orang bisa mengirimkan tulisan, foto ke redaksi@srimulyono.net selama selaras dengan ruh SriMulyono.Net. Yakni seputar ekonomi sektor riil yang benar-benar berbasis pada masyarakat.”

Jika pembaca menulis di situs Sri Mulyono, apakah ada imbalannya? Ada. Sekalipun penuh candaan, agaknya menarik juga pernyataan yang digoreskan redaksi, “Setiap kontributor dan redaksi dalam situs SriMulyono.Net ini akan dibayar oleh Gusti Allah di Hari Pembalasan kelak, dengan pahala berlipat ganda. Insya Allah.”

Diperkenalkan kepada publik melalui mailing list Jurnalisme, salah satu penggagasnya, Dandhy Dwi Laksono, memproklamirkan bahwa situs Sri Mulyono Dot Net diluncurkan 10 Oktober 2010 oleh kawan-kawan lintas profesi.

Kata Dandhy lebih lanjut, “Situs Sri Mulyono bukan diluncurkan di hotel Nikko, tapi dari rumah masing-masing. Ada yang sedang motret orang kawinan, ada yang sedang birdwatching, ada yang sedang sarungan dan belum gosok gigi, ada juga yang sedang merumput dan ngangon kambing di Wonosobo.”

Di halaman Tentang Kami dikatakan, “Situs ini bukan hanya untuk Mbak Sri, pedagang batik di Pasar Klewer Solo. Bukan pula hanya bagi Kang Mul, peternak kambing di Wonosobo.Tapi situs ini adalah sebuah award. Sebuah penghargaan bagi jutaan Mbak Sri, jutaan Kang Mul, jutaan nelayan, penggarap sawah, pedagang kaki lima, petani gurem, dan para pelaku ekonomi sesungguhnya di Indonesia.”

Selanjutnya ditandaskan bahwa sebab, bagi kami -juga bagi Mbak Sri dan Kang Mul-, ekonomi terlalu penting untuk diserahkan hanya pada ekonom.

Screenshot Situs Sri Mulyani Dot Net

Screenshot Situs Sri Mulyani Dot Net

***

Jika pembaca berminat menyumbangkan tulisannya di situs Sri Mulyono Dot Net, tersedia beberapa kategori untuk jadi bahasan pertimbangan. Kategori-kategori tersebut adalah: industri rumahan, kebijakan, kebudayaan rakyat, perikanan & kelautan, permodalan, pertanian, peternakan dan sang juara.

Posting-posting di situs Sri Mulyono Dot Net amat menggelitik. Ada 9 posting saat situs ini publikasi perdana pada 4 Oktober 2010. Artikel yang berkaitan dengan ekonomi antara lain: Kebijakan Century yang Tidsk Bijak, Bailout People not Bankers, Dieng Perjudian Ekonomi Dataran Tinggi, Liberalisasi Pendidikan dan Bisnis Sengon, Bantuan Langsung Sesat,  LE Semerlang dan Kebangkitan Ekonomi Desa, dan Kisah Irlandia Menjadi Terkaya di Eropa. Adapun posting perdana tidak berkaitan dengan ekonomi sektor riil. Mau tahu judulnya? Ariel dan Luna: Capres-Cawapres 2014.

Hingga tulisan ini dibuat, catatan yang saya buat menunjukkan sudah ada 24 postingan yang tersaji. Posting terakhir situs Sri Mulyono Dot Net rilis pada 12 Oktober 2010, ditulis oleh jurnalis kawakan Farid Gaban dengan tajuk Jika Minyak 100 Dollar per Barrel.

Silakan ke TKP jika pembaca berniat menyusuri artikel-artikel menarik yang ada, dan dijamin mendapat pencerahan di dalamnya. Plus hiburan yang merangsang pikiran. Selanjutnya, apabila ada bahan tulisan yang sesuai dengan visi dan misi situs terse but, jangan sungkan pembaca untuk mengirimkannya kepada redaksi Sri Mulyono Dot Net.

*****

Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Resensi Blog dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Sri Mulyani Dot Net vs. Sri Mulyono Dot Net

  1. iwan gunawan berkata:

    makasih nikh bung dwiki,
    informasi yang mencerahkan …

  2. maszen berkata:

    terima kasih menunjukan link yang saya bisa tertawa terguling-guling. dan bakal bikin resah neh

  3. citromduro berkata:

    wah ekonomi kelas atas sama ekonomi masyarakat yang riil hidup sudah dan tidur diatas rumput
    bukan hotel bagai penjara, kebalik tidak ya

    tapi hidup ditengah sawah tidur pulas bagaikan di hotel bintang 10
    sukses dan selamat atas launching srimulyono.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s