Anas Urbaningrum: Soal Kandidat RI 1, Tanya Saya Tahun 2013!


Munas KAHMI 2009 dari kiri Saan Mustopa, Lely Soebekty Saad, Muhammad Saad, Anas Urbaningrum dan Joni Nur Ashari (Foto: Dwikis)

Munas KAHMI 2009 dari kiri Saan Mustopa, Lely Soebekty Saad, Muhammad Saad, Anas Urbaningrum dan Joni Nur Ashari (Foto: Dwikis)

Beberapa hari lalu Redaktur Eksekutif Majalah Femina, Yoseptin Pratiwi, menemui saya bermaksud meminjam koleksi foto tatkala Anas Urbaningrum menjabat Ketua Umum PB HMI Periode 1997-1999. Menurut Yoseptin, foto yang akan dipinjam tersebut untuk ilustrasi tulisan tentang Anas Urbaningrum. Dengan berseloroh saya mengatakan, “Nggak usah dipinjam mbak. Saya hibahkan saja.”

Benar saja, pada Majalah Femina bergambar sampul artis cantik Alexandra Gottardo edisi No. 31/XXXVIII • 7 – 13 Agustus 2010, Yoseptin Pratiwi menurunkan tulisan bertajuk Ilmu Takaran Anas Urbaningrum sepanjang 4 halaman pada rubrik Omong-Omong.

Ada enam item topik yang disajikan tentang Anas Urbaningrum dimaksud. Keenam topik tersebut masing-masing: Hidup Saya Datar Saja, Saya Pendiam Anak Saya ‘The Protestant’, Saya ‘Si Air Dingin’, Saya Orang HMI, Saya Gagal Jadi Dosen, dan Soal Kandidat RI 1 Tanya Saya Tahun 2013!

Tentang Ilmu Takaran ala Anas Urbaningrum, ia mengatakan, “Bagaimanapun, saya dari kecil diajari orang tua ilmu takaran, yaitu segala sesuatu itu harus ada takarannya. Misal, saat ini waktunya tampil, waktunya bicara. Atau, sekarang ini waktunya diam, jangan bicara dulu, tapi tunggu dulu sampai matang, entoh besok atau lusa. Saya beruntung memiliki ilmu itu karena bisa membantu saya untu tidak reaktif.”

Dari keenam topik pernak-pernik Anas Urbaningrum itu, di blog Dwiki Setiyawan’s ini akan saya turunkan lengkap topik di halaman 60: Soal Kandidat RI 1 Tanya Saya Tahun 2013! Sedangkan  apabila pembaca penasaran dengan topik-topik lainnya, silakan  segera mencari Majalah Femina edisi No. 31/XXXVIII • 7 – 13 Agustus 2010 di toko buku atau kios majalah favorit anda.

Bagaimanapun, saya dari kecil diajari orang tua ilmu takaran, yaitu segala sesuatu itu harus ada takarannya. Misal, saat ini waktunya tampil, waktunya bicara. Atau, sekarang ini waktunya diam, jangan bicara dulu, tapi tunggu dulu sampai matang, entoh besok atau lusa. Saya beruntung memiliki ilmu itu karena bisa membantu saya untuk tidak reaktif

****

Cover Majalah Femina edisi No. 31/XXXVIII (http://www.femina-online.com)

Cover Majalah Femina edisi No. 31/XXXVIII (http://www.femina-online.com)

Berikut narasi Anas Urbaningrum di Majalah Femina dengan titel Soal Kandidat RI 1 Tanya Saya Tahun 2013! Selengkapnya:

Ketika maju menjadi calon Ketua Umum HMI Periode 1997-199, saya adalah calon paling muda, yang mungkin tidak diperhitungkan. Ah, masih anak kecil, tidak bakalan menang. Saya maju karena dukungan teman-teman. Saya menawarkan sesuatu yang berbeda.

Bila calon lain menawarkan warna yang lebih politik, saya lebih intelektual. Saya calon Ketua Umum HMI yang pertama kali melakukan kampanye dengan menerbitkan buku yang berjudul Menuju Masyarakat Madani. Dalam hal itu kemudian menjadi tradisi di HMI. Dalam kongres, yang berlangsung cukup panas, saya berhasil menjadi ketua umum.

Keberhasilan itu benar-benar menjadi pelajaran penting bagi saya. Karena, pemilihan itu jauh lebih complicated. Bukan hanya siapa tokoh di belakang masing-masing calon, namun mahasiswa itu sangat cair, seperti bola liar yang sulit dipegang. Perasaan, saya merasa lebih surprise ketika menang jadi Ketua HMI, ketimbang Ketua Partai Demokrat.

Saya maju menjadi Ketua Umum Partai Demokrat juga karena dukungan teman-teman di DPP, DPD, dan DPC. Tapi, saya memutuskan maju, hanya 3 bulan sebelum kongres, tepat setelah saya selesai mengurus Pansus Century yang penuh huru-hara itu.

Meski begitu, sejak awal saya bilang pada teman-teman, menang kalah itu bukan yang utama. Walaupun dari kalkulasi politik saya merasakan adanya setrum, tapi belum dihitung dengan persis.

Tapi, menjelang saya berangkat ke kongres di Bandung itu, saya optimis bila kongres berjalan normal dan tidak ada tsunami politik, secara angka dukungan kami akan menang. Tidak terlalu sulit untuk menghitung jumlah dukungan, karena saya pernah belajar itu di HMI.

Setelah menjadi ketua umum, saya berkomitmen untuk fokus mengurus partai. Saya meninggalkan kursi DPR agar pikiran tak bercabang. Kini saya dan keluarga hidup dari gaji sebagai ketua umum partai saja.

Bila orang sibuk mengait-ngaitkan nama saya sebagai kandidat presiden untuk pemilu 2014, saya tidak terlalu menanggapi karena fokus saya hanya melaksanakan tugas yang diamanatkan kepada saya sebaik mungkin.

Bahkan, kadang-kadang, saya rela mengerjakan sesuatu yang melebihi tugas-tugas pokok saya.

Dalam bahasa Jawa, pokoknya apa yang bisa saya candhak (pegang), ya, saya jalankan.

Kalau ini episode yang menjadi simbol achivement, saya sudah amat bersyukur. Menjadi seperti yang sekarang adalah sesuatu yang tak terbayangkan. Bukan hanya saya, tapi juga keluarga dan teman-teman saya.

Makanya, wujud rasa syukur yang paling bertanggungjawab adalah menunaikan tugas dengan sebaik mungkin, itu saja. Soal tahun 2014? Saya akan jawab nanti pada tahun 2013 saja. Toh, kalau jalur saya memang ke sana, tahun 2019 atau 2024 pun belum terlalu tua untuk saya. Biarlan semua mengalir begitu saja.

*****

Baca pula artikel pilihan terkait di Dwiki Setiyawan’s Blog ini:

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Politik Nasional dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Anas Urbaningrum: Soal Kandidat RI 1, Tanya Saya Tahun 2013!

  1. arif berkata:

    wah jawaban bung anas cukup diplomatis utk berpijak pada sesuatu yg aman🙂

  2. yoseptin berkata:

    Hehehe ada femina di sini. Thanks ya Mas Dwiki atas hibah foto-fotonya….

  3. roy berkata:

    semoga banyak orang2 seperti Bung Anas Urbaningrum, agar bangsa kita ini menjadi bangsa yang maju, cerdas dan santun. Majulah bangsaku dan Sukses untu Bung Anas.

  4. Rilly Gobel berkata:

    Anas Uraningrum adalah sosok yang mampu menyeimbangkan hati dan pikirannya dalam setiap tindakan keputusan dan kebijaksananya,,,,,selalu memperhitungka untung rugi baik bagi orang banyak maupun diri pribadi dan keluarganya,,,,beliau orang muda yang menghormati yang tua dan selalu mengapresiasi karya orang muda,,,,maju terus bung,,,YAKIN USAHA SAMPAI (salam Hijau Hitam)

  5. Ping balik: Yuk Membuat Screen Capture Desktop Komputer Pribadi « Dwiki Setiyawan's Blog

  6. ainisastra berkata:

    muantap infonya mas, biarpun sya telat baca

  7. Ping balik: Berkah Ramadhan « Dwiki Setiyawan's Blog

  8. Super Girls berkata:

    your site is very interesting, i have read a few of the articles on your website now….. and i add this site to my bookmarks….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s