Spirit Kerja Keras Adalah Energi Kita


Kerja Keras Adalah Energi Kita

Kerja Keras Adalah Energi Kita

DALAM Ilmu Fisika, kerja dirumuskan sebagai besarnya gaya yang dikenakan pada suatu obyek dikalikan dengan  gerak obyek tersebut pada arah gaya itu. Ketika kerja berlangsung, terjadilah perpindahan energi kepada obyek tersebut. Jadi hakikatnya kerja adalah energi yang sedang mengalir. Atau dapat juga kita katakan sebagai energi yang sedang berlangsung (Jansen Sinamo: 2009).

Yang menarik dari pengertian fisika itu, gaya harus mengakibatkan terjadinya gerak. Jika geraknya nol maka kerjanya pun sama dengan nol. Jika anda mengangkat tabung gas elpiji ukuran kecil, tetapi diam saja ditempat, biarpun kerja keras setengah mati, maka kerja anda sama dengan nol. Dengan kata lain, kerja harus mendapatkan hasil. Tidak ada kerja tanpa hasil nyata.

Manusia pun dipandang sebagai suatu sistem energi dimana manusia bisa bekerja menurut pengertian fisika di atas, yakni memindahkan energi dari dalam dirinya sendiri kepada obyek tertentu sehingga timbul hasil. Jika yang dikerahkan adalah energi biofisik maka dinamakan kerja fisik. Jika energi yang dilepaskan adalah energi biopsikis maka disebut kerja mental. Sedangkan jika energi yang dipancarkan energi spiritual maka dijuluki kerja rohani. Namun apabila kita mengharapkan suatu tujuan dengan capaian hasil tertentu, maka kerja yang dilakukan manusia haruslah menggabungkan dan menyelaraskan elemen energi fisik, psikologis dan spiritual itu. Ketiga elemen ini menyiratkan bahwa dalam bekerja kita menggunakan fisik, otak (intelektual) dan hati.

Senyawa ketiga elemen  itulah sesungguhnya yang kita namakan Spirit Kerja Keras Adalah Energi Kita. Karenanya pula, tidaklah berlebihan jika BUMN sekelas Pertamina menjadikan Kerja Keras Adalah Energi Kita sebagai kata kunci (key word) dalam kontes blog yang diselenggarakan dalam rangka hari jadinya ke-52 yang jatuh pada 10 Desember 2009 lalu. Kata kunci Kerja Keras Adalah Energi Kita yang dipakai Pertamina tersebut mengandung maksud tersirat, bahwa untuk mencapai suatu cita-cita hendaknya kita mendayagunakan energi fisik, intelektual dan spiritual dalam bekerja secara simultan.

Kerja Keras Adalah Energi Kita

Berkenaan dengan itu pula, untuk mewujudkan visinya sebagai perusahaan minyak nasional kelas dunia, Pertamina akan berusaha mengerahkan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki seoptimal mungkin dengan tiga elemen di atas.Yakni SDM yang dalam menjalankan tugasnya senantisa diliputi energi fisik, intelektual dan spiritual. Dengan senyawa tersebut, terkandung pula maksud suatu keseimbangan norma dan nilai hidup. Yang pada gilirannya membentuk dengan kuat karakter dan budaya perusahaan.

Dengan karakter dan budaya perusahaan Kerja Keras Adalah Energi Kita dimaksud, Pertamina akan mengejar ketertinggalannya dengan perusahaan minyak asing lainnya yang telah mendunia. Namun demikian, cita-cita untuk menjadi perusahaan minyak nasional kelas dunia itu bukanlah sesuatu yang instan. Diperlukan impelementasi secara operasional dan terukur pencapaian hasilnya.

Bermetamorfosis menjadi perusahaan kelas dunia yang disegani, tentunya sebagai bangsa kita mendukung upaya-upaya transformasi yang kini tengah ditempuh Pertamina untuk mewujudkan visinya menjadi perusahaan minyak nasional kelas dunia pada tahun 2023.

Di situs resmi Pertamina, melalui Breakthrough Projects (Proyek-proyek Terobosan), kita bangga Pertamina telah menorehkan sukses.  Namun sukses berdasarkan angka-angka Rupiah atau Dollar tersebut janganlah menjadikan Pertamina berpuas diri. Di tikungan jalan era perdagangan bebas ini, telah menunggu perusahaan asing sejenis yang telah siap menjegal atau menyalipnya.

Sebagaimana saya ungkapkan di atas, hanya dengan membentuk kuat karakter dan budaya perusahaanlah Pertamina akan muncul sebagai raksasa baru di industri migas dunia.

Beberapa masukan saya terkait pembentukan karakter dan budaya perusahaan dimaksud, antara lain:

Pertama, penyiapan SDM unggul di segala lini. Dalam kaitan itu, Pertamina perlu menganggarkan dana khusus yang mencukupi guna menyiapkan SDM berkualitas tersebut. SDM yang telah dimiliki senantiasa digembleng melalui pusat pendidikan dan latihan (pusdiklat) secara berkesinambungan. Tidak terkecuali, sedari karyawan level bawah,  level menengah hingga level puncak. Jika diperlukan dapat dibuat pelatihan khusus kecabangan, atau pengiriman karyawan untuk belajar ke luar negeri berdasarkan kebutuhan yang mendesak (umpamanya: ahli negoisasi, ahli lobby, ahli teknologi informasi dan komunikasi dan lain-lain).

SDM unggul itupun dalam bekerjanya senantiasa diliputi oleh energi  fisik, otak (intelektual) dan hati. Darinya terbentuk pula SDM yang disiplin, teguh menghadapi tantangan, penuh tekad, cita-cita dan pengabdian, dan berorientasi pada kinerja serta berkomitmen pada visi dan misi perusahaan.

Kedua, kepemimpinan  demokratis di semua lini. Di era perdagangan bebas saat ini, pola-pola kepemimpinan dari atas (top down) sudah waktunya ditanggalkan, dan beralih pada pola dari bawah (bottom up). Masukan-masukan dan temuan dari jajaran staf pertamina di lapangan hendaknya langsung direspon dan ditindaklanjuti secara berjenjang.  Yang pada akhirnya menjadi tindakan pada tingkat kebijakan. Termasuk dalam konteks ini, dihindarinya intervensi atas suatu kebijakan dari ekstern perusahaan.  Sehingga akan menjadikannya perusahaan yang mandiri. Kalau kita lihat, perusahaan kelas dunia menganut prinsip ini.

Demikian sekedar curahan pendapat. Sudah barang tentu hal ini tidak lepas dari unsur subyektivitas. Akan tetapi di lubuk hati terdalam, saya dan juga masyarakat Indonesia tentu mengharapkan Pertamina ke depan semakin berkibar,  berkembang dan maju.

Dengannya pula harapan Pertamina agar menjadi perusahaan skala dunia cepat terwujud. Yakni sebuah perusahaan minyak yang terpandang, kompetitif dan kaya raya, pula tidak melupakan sumbangsihnya buat masyarakat, bangsa dan negara. Semoga.

ooOOOoo

Sumber Gambar Kerja Keras Adalah Energi Kita: Koleksi Pribadi.

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Petak Ide dan tag , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Spirit Kerja Keras Adalah Energi Kita

  1. Lambang Emha berkata:

    Kerja keras dan berpikir positif adalah enerji saya.

    Selamat Tahun Baru 2010 dan salam sukses selalu.
    Salam kenal…

  2. Ping balik: Kerja Keras Konversi Minyak Tanah ke LPG « Dwiki Setiyawan's Blog

  3. Ping balik: Woman = Problems? « Dwiki Setiyawan's Blog

  4. Ping balik: Kerja Keras Adalah Energi Kita: Profil dan Pemikiran Ibrahim Hasyim « Dwiki Setiyawan's Blog

  5. Ping balik: Kontes Berbau SEO Pertamina yang Lucu? « Dwiki Setiyawan's Blog

  6. Ping balik: Akankah Ada Kelangkaan BBM Kembali di Tahun 2010 ini? « Dwiki Setiyawan's Blog

  7. Ping balik: Artikel Penutup Kerja Keras Adalah Energi Kita « Dwiki Setiyawan's Blog

  8. kerja cerdas berkata:

    salam kenal gan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s