Selamat Ulang Tahun Pak Chappy Hakim


Kue Ultah ke-62 Chappy Hakim (dwiki file)

Kue Ultah ke-62 Chappy Hakim (dwiki file)

SAYA harus mengakui Pak Chappy Hakim (maaf ya, tanpa menyebut pangkat Marsekal, biar akrab) memiliki kemampuan bercerita (story telling skill) yang pantas diacungi jempol. Topiknya menarik, bahasanya mudah dicerna karena ia memakai “bahasa gaul”, jalan ceritanya mengalir lancar, runtut.

Mohon maaf pula pembaca, ungkapan kalimat di atas bukan berasal dari bibir saya. Melainkan kata-kata Parni Hadi dalam kata pengantar buku otobiografi Chappy Hakim “Dari Segara ke Angkasa” yang terbit pada Februari 2005.

Di bagian lain pengantarnya, Parni Hadi yang mantan orang nomor satu Kantor Berita Antara itu mengatakan bahwa Pak Chappy Hakim adalah seorang “Marsekal, Intelektual dan Seniman” atau “A Three in One: Marshal, Intellectual and Artist“. Suatu kombinasi yang jarang didapatkan pada seseorang.

“Seingat saya belum ada (maaf jika keliru) seorang kepala staf TNI, untuk seluruh Angkatan dan Polri, yang serajin dan seproduktif Pak Chappy dalam berkarya tulis dan musik. Ia termasuk a rare species atau sebuah jenis yang langka,” tandas Parni Hadi yang kini menjabat sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI).

Sementara itu, disampul belakang buku otobiografi Chappy Hakim itu tercantum beberapa endorsement (kutipan seseorang). Dari delapan buah endorsement tersebut, akan saya kutip satu yang menarik dari Rhenald Kasali. “Saya menyebutnya a general with saxophone, pandai membuat orang antusias dan ceramah leadership-nya inspiring. Kalau jenderal lain bicara tentang “geopolitik”, Chappy Hakim mengajak saya mengenal “aeropolitik’.

Setelah hampir berselang 5 tahun, kata-kata Parni Hadi  dan Rhenald Kasali yang telah saya kutip di atas masih tetap relevan. Sosok Chappy Hakim  –yang 5 tahun lalu merupakan orang nomor satu di Mabes AU Cilangkap– masih tetap seperti yang dulu. Energik, awet muda dan produktif dalam menulis.

Tulisan-tulisannya di media cetak maupun media blog bak air bah. Mengalir deras, menerjang terjang tanpa seorang pun bisa mencegah lajunya. Perumpamaan air bah ini untuk menunjukkan produktivitas dalam menulisnya.

Sedangkan pesan-pesan yang ingin disampaikan dalam setiap tulisannya langsung menuju sasaran. Tanpa tedeng aling-aling. Bila ia setuju mengatakan setuju, sedangkan bila tidak ia juga tegas menggeleng. Namun perlu diingat, ia bukan sekedar “asal njeplak”. Bila diperhatikan, ia “menyerang” namun sekaligus  ikut peran serta dalam “mendamaikan”. Seorang problem solver mumpuni.

***

Puluncuran Buku Kembar dan Perayaan Ultah dari kiri Chappy Hakim, Prajoto dan Dali Taher (dwiki file)

Puluncuran Buku Kembar dan Perayaan Ultah dari kiri Chappy Hakim, Prajoto dan Dali Taher (dwiki file)

Terkaget-kaget pula saya, rasanya baru kemarin hadir dalam peluncuran bukunya “Cat Rambut Orang Yahudi“, Kamis ini (17/12) sudah disuguhi bukunya yang lain. Malahan dua buah buku sekaligus diluncurkan, yakni, “Awas Ketabrak Pesawat Terbang!”, dan “Tanah Air dan Udaraku Indonesia”, di Airman Planet Lounge Hotel Sultan. Buku pertama, lanjutan hasil tulisannya di Kompasiana.  Sedangkan buku kedua, kumpulan artikel Pak CH di media massa cetak.

Peluncuran kedua buah buku Pak CH ini terasa istimewa, lantaran bertepatan dengan ulang tahunnya ke-62 yang jatuh pada 17 Desember. Bukan pula hal kebetulan belaka, bahwa pada tangal 17 Desember 106 tahun silam, sebuah  pesawat terbang pertama yang bertenaga mesin, pertama kali berhasil diterbangkan oleh Wright bersaudara. Sesosok lelaki yang lahir dan kemudian pernah menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) lahir pada tanggal bersamaan dengan torehan sejarah penerbangan pesawat pertama.

Menurut Wikipedia, pada pukul 9.30 pagi (9.30 WIB malam) dalam cuaca dingin yang mendung pada tanggal 17 Desember 1903, Wright Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina. Mereka menyaksikan pesawat Wright Flyer dikemudikan oleh Orville, mengangkasa selama 12 detik. Kemudia pesara tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Pesawat tersebut pada awalnya dinamai Wright Flyer, tetapi sekarang lebih populer dengan nama “Kitty Hawk”. Pesawat Flyer yang asli kini terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC, Amerika Serikat.

Ultah Bersama- dari kiri Linda Agum Gumelar, Agum Gumelar, Chappy Hakim dan Pusparani Chappy Hakim (dwiki file)

Ultah Bersama- dari kiri Linda Agum Gumelar, Agum Gumelar, Chappy Hakim dan Pusparani Chappy Hakim (dwiki file)

Peluncuran buku kembar dan perayaan ultah ke-62 tersebut niscaya suatu kebahagiaan tiada tara buat Pak CH beserta keluarga. Banyak kolega, sahabat dan handai taulan yang hadir. Tampak di Airman Planet Lounge Hotel Sultan, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto, mantan Menteri Perhubungan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar beserta istri Linda Agum Gumelar yang juga Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Mohammad Asegaf (pengacara), Tantowi Yahya (anggota DPR), Marsekal Muda TNI (Purn) Prayitno Ramelan (Bapak  Publik Blogger Kompasiana), dan masih banyak nama beken lainnya.

Hal yang tidak terduga pula, ternyata salah satu undangan,  yaitu Agum Gumelar juga pada hari yang sama merayakan ulang tahunnya ke-64. Oleh karenanya, pas sudah, dirayakan bersama.

Chappy Hakim- Marshal, Intellectual and Artist (dwiki file)

Chappy Hakim- Marshal, Intellectual and Artist (dwiki file)

Mengenai Agum Gumelar, ia lahir di Tasikmalaya 17 Desember 1945. Lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) Magelang tahun 1969 ini, terakhir menjabat  di pemerintahan sebagai Menteri Perhubungan era Megawati Soekarno Putri. Agum pernah menjabat sebagai Gubernur Lemhamnas (1998-1999), Ketua Umum PSSI (1999-2003), dan Ketua Umum KONI Pusat (2003-2007).

Selamat Ultah Marsekal Chappy dan Jenderal Agum! Semoga berkah usia. Sehat dan bahagia selalu bersama keluarga.

*****

Dokumentasi foto lainnya menyusul dalam posting tersendiri.



Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Budaya dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s