Pentingnya Kritik atas Suatu Tulisan


^KRITIK dari seorang cerdas sangat berimbang^

-Ibnu Khaldun, sejarawan abad ke-14-

To Escape Criticism (http://i.ehow.com)

To Escape Criticism (http://i.ehow.com)

Gotthold Ephraim Lessing (22 Januari 1729 – 15 Februari 1781) adalah seorang penulis terkemuka berkebangsaan Jerman. Ia juga terkenal sebagai  filosof, dramawan,  dan kritikus seni  paling menonjol wakil jaman pencerahan (the enlightenment era). Karya-karya Lessing secara substansial mempengaruhi perkembangan sastra Jerman.

Dalam memaparkan kritik, Lessing muncul dengan tulisan-tulisan yang luar biasa bagi penulis lainnya. Gaya penyajiannya acap lucu dan ironis. Di samping itu  polemik yang muncul atas kritik tersebut nampak berbobot.  Niatnya tiada lain untuk melihat suatu pemikiran dari berbagai sudut dan mencari unsur-unsur kebenaran bahkan dalam argumen-argumen yang dibuat oleh lawan-lawannya.  Bagi Lessing, kebenaran itu sesuatu yang relatif atau sesuatu yang dapat dimiliki oleh seseorang, akan tetapi senantiasa berdasarkan suatu proses pendekatan melalui jalan dialog.

Pandangan ini dirumuskan awal oleh Lessing sebagai “Tidak semua kritik itu jenius, akan tetapi dari setiap jenius lahir seorang kritikus … jenius memiliki bukti dari semua aturan di dalam dirinya.”

Berkenaan dengan itu, agar seorang penulis lebih terpacu meningkatkan kualitas tulisannya diperlukan suatu kritik dari penulis lainnya. Sayangnya kita sebagai penulis terkadang kurang bisa menerima datangnya kritik. Seolah-olah apabila suatu tulisan mendapat kritik dianggapnya sebagai tonjokan yang menyakitkan. Lantaran memang, pada hakikatnya seseorang tidak senang dikritik.

Kebanyakan dari kita, pada dasarnya  senang melakukan kritik. Hanya saja kritik yang muncul tidak disertai  tawaran jalan keluar yang tepat. Karenanya yang muncul bukan suatu proses dialektika, akan tetapi sudah menjurus ke arah debat kusir. Yang nampak kemudian berupa caci maki, sumpah serapah dan menonjolkan kelemahan orangnya. Bukan dari tulisan yang dipublikasikan.

Jika anda seorang pribadi yang cerdas, sebagaimana kata Ibnu Khaldun, akan memberikan suatu kritik secara berimbang. Yakni penilaian yang bukan didasari atas suka atau tidak suka pada pribadi si penulisnya, namun suatu timbangan tentang “bagaimana sebaiknya” pokok persoalan tulisan.

Perlu diingat pula orang yang tidak bisa mengkritik sangat mungkin tidak mampu melihat kelemahan dari suatu persoalan. Banyak sekali tanggapan atau komentar dari suatu tulisan berisi sanjungan, sedikit sekali yang berani melakukan kritik terbuka. Sekalipun nyata-nyata suatu tulisan itu mengandung banyak kelemahan.

Fenomena ini hemat saya kurang mendidik dalam jangka panjang. Tanpa adanya kritik, seorang penulis merasa puas atas tulisan yang dibuatnya. Dengannya ia tidak terpacu untuk meningkatkan kualitas kepenulisannya. Malas untuk membaca pustaka, dan enggan melakukan penajaman naluri kepenulisan atas realitas yang berkembang di sekelilingnya.

Memang kelihatannya menyakitkan bagi penulis saat dikritik tulisannya. Namun dibalik itu, jika penulisnya sadar maka ke depannya dia akan membuat tulisan yang jauh lebih baik, runtut dan lebih bermutu. Kira-kira seperti itulah.

Oleh karena itu, demi untuk mengasah ketajaman analisa atas suatu fenomena yang kita tuangkan dalam suatu tulisan diperlukan adanya kritik. Tanpa kita  selaku pemberi kritik merasa takut disangka sebagai pribadi sombong.

Demikian sekilas esay singkat Pentingnya Kritik atas Suatu Tulisan. Percayalah, kritik dari penulis lain atas tulisan-tulisan kita tidak kalah pentingnya dibandingkan suatu sanjungan.

*****

Sumber gambar: http://www.ehow.com

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Budaya dan tag , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Pentingnya Kritik atas Suatu Tulisan

  1. penuai berkata:

    Nice info Gan…terimakasihh

    DOWNLOAD E-BOOK AKHIR ZAMAN GRATIS
    http://www.penuai.wordpress.com

  2. thepenks berkata:

    karena yang bisa menilai kekurangan diri kita adalah orang lain…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s