Senjakala Hak Angket Bank Century di Bawah Idrus Marham?


Demonstrasi Tuntaskan Skandal Bank Century (http://www.dpr.go.id)

Demonstrasi Tuntaskan Skandal Bank Century (http://www.dpr.go.id)

RAPAT Pansus Hak Angket Bank Century DPR-RI akhirnya menyelesaikan salah satu agenda sidangnya Pemilihan Ketua Pansus Hak Angket Bank Century. Setelah dilakukan voting dalam sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR-RI Priyo Budi Santoso pada Jum’at malam (4/12209), calon dari Partai Golkar, Idrus Marham terpilih sebagai Ketua Pansus Hak Angket Bank Century. Idrus menang telak dengan mengantongi 19 suara. Sementara itu, saingan utama Idrus, Gayus Lumbuun dari PDI Perjuangan mendapatkan 7 suara. Sedangkan politisi PKS, Mahfud Siddiq mendapat dukungan 3 suara saja.

Sebelumnya, pada Jum’at siang, Ketua DPR-RI Marzuki Ali saat memimpin Rapat Paripurna yang menandai berakhirnya Masa Persidangan I Tahun Sidang 2009-2010 di Gedung Nusantara II DPR-RI membacakan nama-nama anggota Panitia Hak Angket Bank Century yang diusulkan oleh fraksi-fraksi di DPR.

Komposisi Panitia Angket Kasus Bank Century berdasarkan asas proporsionalitas, yaitu 8 orang dari Fraksi Partai Demokrat (F-PD), 6 orang dari Fraksi Partai Golkar (F-PG), 5 orang dari Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP), 3 orang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS). Selanjutnya, dua orang dari Fraksi Persatuan Pembangunan (FPPP), Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), serta masing-masing satu orang dari Fraksi Gerindra dan Fraksi Hanura.

Berikut nama 30 orang anggota Panitia Khusus Angket Century. Fraksi Partai Demokrat, yakni Ruhut Poltak Sitompul, Yahya Sacawiria, Agus Hermanto, Gondo Radityo Gambiro, Anas Urbaningrum, Achsanul Qosasi, I Wayan Gunastram, dan Benny K. Harman. Fraksi Partai Golkar (FPG), yaitu Ade Komarudin, Agun Gunanjar Sudarsa, Bambang Soesatyo, Chairumam Harahap, M.Idrus Marham, dan Ibnu Munzir.

Sementara dari wakil Fraksi PDI Perjuangan masing-masing Gayus Lumbuun, Hendrawan Supratikno, Maruarar Sirait, Ganjar Pranowo, dan Eva Kusuma Sundari. Dari FPKS masing-masing Mahfudz Siddiq, Fahri Hamzah dan Andi Rahmat. Dan FPAN diwakili oleh Chandra Tirta Wijaya dan Tjatur Sapto Edy.

Dari FPPP dua orang, masing-masing HM Romahurmuziy dan Ahmad Yani.  FPKB juga 2 orang, yaitu Marwan Ja’far, Anna Mu’awanah. Sementara Fraksi Partai Gerindra diwakili oleh Ahmad Muzani dan Fraksi Partai Hanura oleh Akbar Faizal.

***

Pasca terpilihnya Idrus Marham sebagai ketua pansus, Fraksi PDI Perjuangan serta merta menyatakan kekecewaannya (Klik Sini). Melalui salah satu anggota pansusnya, Eva Kusuma Sundari, FPDI Perjuangan menuntut segala proses dalam hak angket ini dilakukan secara terbuka dan transparan agar dapat dipantau oleh masyrakat. Selanjutnya Eva menyatakan pula  integritas (Idrus Marham) menjadi penting karena hasil yang diinginkan adalah hasil yang berkualitas dalam penyelesaiannya.

Bola kini telah digenggam erat Idrus Marham. Tantangan berikutnya yang kita harapkan dari akhir drama menegangkan skandal Bank Century  yang telah menguras banyak pikiran dan tenaga bangsa semenjak kasus Chandra Hamzah-Bibit Samad Riyanto agak reda, yakni mampukah pansus ini memenuhi harapan masyarakat Indonesia akan penyelesaian yang melegakan semua pihak?

Barangkali ini tugas berat yang kini dipikul Idrus Marham sebagai ketua pansus, di satu sisi agar  ia tidak dituding “main mata” dengan pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas mencuatnya kasus ini. Di sisi lain, penyelesaian yang elegan, bermartabat dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada semua pihak dapat diterima dengan lapang dada.

Kita yang berada di pinggiran gelanggang politik, hanya berharap kasus  menyangkut skandal Bank Century ini segera selesai. Tujuannya agar segenap energi kreatif dan pikiran cerdas untuk memusatkan diri pada upaya membangun negeri ini yang kocar-kacir dari permasalahan domestik yang tidak kunjung ada upaya perbaikan ke arah yang lebih baik segera dipancangkan.

Demikian pula, kita tentu tidak berharap bola yang telah dipegang Idrus Marham itu menjadi bola liar. Tidak terkendali. Yang bagaimanapun juga, suka atau tidak suka  ongkos politiknya akan ditanggung mayoritas masyarakat. Harapan yang kadangkala kelihatan muluk.

Pula sebagaimana tercermin dari aspirasi masyarakat yang mengemuka melalui media massa, kita juga berharap pembentukan Pansus Angket Century yang kini dipimpin oleh Idrus Marham bukan tanda senjakala penyelesaian skandal Bank Century?

*****

Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Politik Nasional dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Senjakala Hak Angket Bank Century di Bawah Idrus Marham?

  1. thepenks berkata:

    semoga kasus ini segera terselesaikan dengan baik dan benar.. bukan asal salah tuduh menuduh dan tangkap menangkap, karena hukum di negara ini masih dipertanyakan.. semoga idrus marham tidak gentar walau masalah ini mengarah pada menteri atau wakil presiden sekalipun.. dan semoga hasilnya nanti bisa transparan pada rakyat…

  2. muhamad edy berkata:

    untuk mas idrus cs … tolong bisa menyelesaikan kasus century dengan sebaik2nya. ingat jangan mengejar kebenaran yang formil saja untuk memenuhi unsur kebenaran hukum, tapi hakekat hukum adalah mencari kebenaran yang materiil

  3. spn berkata:

    jika tidak ada janji Allah SWT ;
    Tunggu pengadilanKu, sesungguhnya hisab Ku sangat cepat, tunggu pengadilan Allah SWT./

  4. Ping balik: Rehat Sejenak « Dwiki Setiyawan's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s