Arsip Harian: 16 September 2009

Menyelami Puisi Idul Fitri Sutardji Calzoum Bachri

Penyair, kata Sutardji, bukan penyaksi kejadian yang lalu-lalang di hadapan mata inderanya. Dia adalah penyaksi kebenaran hakiki, yang merupakan pusat dari kehidupan. Puisi adalah ungkapan dari sebuah perjalanan spiritual menuju ke lubuk rahasia-rahasia. Jika sudah sampai kepada yang rahasia, ia akan mengalami pencerahan dan karenanya akan mengalami kebangunan diri kembali. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Bilik Sastra | Tag , , | 6 Komentar