Gagasan Memulai Tradisi Baru Acara Sahur Bersama


Buka Bersama Kaum Dhuafa di Masjid Istiqlal Jakarta (http://www.kabarindonesia.com)

Buka Bersama Kaum Dhuafa di Masjid Istiqlal Jakarta (http://www.kabarindonesia.com)

Ini sebuah gagasan (mungkin bukan baru) bagi ummat Islam di bulan Ramadhan. Yakni memulai sebuah tradisi baru menyelenggarakan acara sahur bersama. Sebagai sandingan –bukan tandingan lho– acara buka bersama yang acapkali diadakan selama ini oleh individu atau instansi tertentu selama kegiatan ibadah puasa.

Bagi pembaca yang tinggal di kota Jakarta, hampir semua orang yang menjalani ibadah puasa pernah ”tersiksa” berjam-jam terjebak kemacetan parah menjelang berbuka puasa. Maksud hati ingin berbuka bersama keluarga di rumah, karena terjebak macet, jadinya berbuka seorang diri, atau ditemani sopir pribadi saja.

Sedangkan yang pulang kerja naik angkutan umum, berbuka puasanya ditemani orang-orang yang tidak dikenal. Dengan diiringi ”alunan musik” deru kendaraan yang ingin saling berpacu atau bunyi klakson bertalu-talu..

Segendang sepenarian pula kejadian di atas  bila pembaca akan menghadiri suatu acara buka bersama yang digelar teman atau instansi tertentu.

Namun berbeda situasi dan kondisinya andai kita menghadiri acara sahur bersama. Kendala utama semacam kemacetan parah jalanan-jalanan Ibu Kota dimaksud akan sirna. Pembaca pun yang akan menghadiri acara sahur bersama dapat memperkirakan waktu yang akan ditempuh ke tempat acara.

Di samping soal kemacetan jalanan, nampaknya acara sahur bersama terkesan lebih syahdu dan santai ketimbang acara buka bersama. Syahdu dikarenakan situasi lingkungan tempat acara lebih sunyi, dan santai karena para peserta tidak perlu ”berebutan” menu-menu makanan yang disajikan tuan rumah. Berkali-kali saya lihat dalam suatu acara buka bersama, orang ”berebutan” menu makanan yang disajikan secara prasmanan. Soal terakhir ini tidak perlu disalahkan, lantaran orang yang menjalankan ibadah puasa memang telah seharian menahan lapar dan dahaga. Jadinya agak ”berebutan”.

Demikian sekedar gagasan. Semoga berkenan.

sumber foto: klik sini

*****

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Petak Ide dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s