Gagasan Kartu Identitas Pewarta Warga Kompasiana


Kartu Identitas Wartawan Kantor Berita (http://www.flickr.com)

Kartu Identitas Pewarta Kantor Berita (http://www.flickr.com)

Ini bukan gagasan baru. Namun gagasan ini perlu segera diagendakan dan direalisiasikan para pengelola “rumah sehat” tersebut mengenai perlunya kartu identitas (ID Card) pewarta warga atau citizen journalist buat para blogger Kompasiana. Tentunya kalau bisa kesemuanya gratis alias si blogger tidak dipungut biaya sesen rupiah pun.

Syukur-syukur disamping kartu identitas, jika memungkinkan dicetakkan pula kartu nama (name card) buat para blogger. Tentunya kalau bisa kesemuanya gratis alias si blogger tidak dipungut biaya sesen rupiah pun.

Dengan diterbitkannya kartu identitas tersebut, para blogger Kompasiana dapat menggunakannya untuk mengakses berbagai data dan informasi publik di mana saja, kapan saja dan dari pihak manapun.

Gagasan ini pernah terpikir di benak saya semenjak Kopi Darat (Kopdar) I Kompasiana, di Bentara Budaya Jakarta (BBJ) seberang Gedung Kompas-Gramedia Jalan Palmerah Selatan Jakarta pada Februari 2009 lalu. Gagasan semacam ini sudah direalisasikan di Indonesia bagi pewarta warga. Pembaca dapat menelusuri sebuah tulisan segar dan info menggembirakan mengenai hal tersebut di sebuah situs (klik sini).

Tentu saja para pengelola Kompasiana harus selektif dalam memberikan kartu identitas ini kepada para blogger-nya.. Yang dimaksud selektif disini, para pengelola Kompasiana sudah “menandai” dan “memilah-milah” siapa saja para blogger-nya yang memiliki minat dan kemampuan dalam penulisan sebuah reportase. Di samping itu, seleksi ini juga dimaksudkan sebagai kontrol  agar kartu identitas (ID Card ) itu tidak disalahgunakan untuk suatu tujuan tertentu dan terselubung yang merugikan Kompasiana sendiri.

Sebagaimana layaknya sebuah institusi yang mengeluarkan kartu identitas lainnya, maka diperlukan persyaratan-persyaratan tertentu. Berikut sejumlah persyaratan yang coba saya gulirkan. Tentu saja saya akan gembira bila ada pembaca yang akan menambah, mengurangi atau merivisi sejumlah persyaratan-persyaratan di bawah ini.

Kartu Identitas Pewarta Warga (http://pewarta-indonesia.com)

Kartu Identitas Pewarta Warga (http://pewarta-indonesia.com)

Pertama, para blogger telah registrasi (dengan identitas nama asli) dan minimal memiliki sejumlah tulisan tertentu di Kompasiana. Hal ini sejalan dengan “himbauan” para pengelola Kompasiana yang tidak henti-hentinya menyarankan agar blogger Kompasiana menggunakan identitas nama aslinya. Juga dimaksudkan agar seseorang yang baru saja registrasi dan belum teruji “jam terbangnya” serta merta dapat memiliki Id Card Kompasiana.

Kedua, para blogger Kompasiana diwajibkan mengikuti pelatihan singkat jurnalistik ala Kompasiana. Dalam pelatihan singkat ini, materi-materi pokoknya, misalnya, mengenai Kode Etik Pewarta Warga (Citizen Journalism) Kompasiana, Teknik Penulisan Berita, Teknik Laporan Investigasi, Teknik Wawacara, Teknik Dasar Fotografi, Teknik Penulisan Feature dan sebagainya.

Setelah melakukan pelatihan singkat, para blogger diwajibkan memposting sejumlah reportase berita atau reportase foto dalam kurun tertentu. Laporan-laporan itu nantinya perlu diberi catatan atau penilaian. Kalau sudah bagus tetap diberi penilaian, dan kalau masih ada kekurangan juga diberi penilaian disertai catatan kakinya. Laporan itu dikembalikan lagi kepada si penulisnya

Ketiga, para blogger Kompasiana diwajibkan memiliki alamat blog personal/situs pribadi yang sudah aktif dan masih aktif minimal 1 bulan terakhir. Kepemilikan blog personal/situs pribadi ini dimaksudkan sebagai referensi sekaligus bahan pengecekan para pengelola Kompasiana sebelum diberikannya ID Card buat blogger-nya.

Demikian sekedar sebuah gagasan sederhana. Selanjutnya, sebuah pertanyaan patut saya kemukakan buat para blogger Kompasiana: setujukah dengan gagasan ini?

*****

Dwiki Setiyawan, anggota komunitas Blogger Kompasiana.

Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Petak Ide dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s