Menang di Zona Pertempuran Gagasan, Kalah di Medan Kenyataan Perang?


Sebagian besar pengamat politik niscaya tidak menyangka sama sekali Partai Demokrat (PD) menang telak dan meyakinkan pada Pemilu Legislatif April 2009 lalu. Dari 36 partai politik peserta Pemilu Legislatif Tahun 2009, PD keluar sebagai jawara dengan perolehan suara nasional 20,85 % atau 21.703.137 suara. Dikonversikan dengan perolehan kursi, partai tersebut mendapatkan 150 buah kursi di DPR-RI.

Pada Pemilu Legislatif sebelumnya di Tahun 2004, PD hanya meraih 7,46 % atau setara dengan 55 perolehan kursi di DPR-RI. Sebuah lompatan besar perolehan suara dari sebuah partai papan tengah pada kurun 2004-2009 menjadi parpol pemenang di Pemilu Legislatif 2009. Menyodok parpol besar dengan raihan suara 3 (tiga) kali lipat dari hasil Pemilu 2004.

Adapun hasil lengkap 9 Partai Politik yang berhasil lolos dari Parliamentary Threshold dan Perolehan Kursi dalam lembaga DPR-RI Pemilu Legislatif 2009 (dikutip dari situs http://www.partai.info) sebagai berikut:

9 Partai Politik yang Lolos Parliamentary Threshold Pemilu Legislatif 2009 (http://www.partai.info)

9 Partai Politik yang Lolos Parliamentary Threshold Pemilu Legislatif 2009 (http://www.partai.info)

Fenomena monumental PD tersebut, tidak lepas dari kharisma Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Dewan Pembina PD sekaligus ia orang nomor satu di puncak kekuasaan eksekutif sebagai Presiden Republik Indonesia. Fenomena monumental lainnya, beberapa calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) diberbagai daerah pemilihan bernomor urut sama dengan PD, yakni Nomor 31, berhasil terpilih lantaran “lucky number” tersebut.

Orang boleh saja mencibir perolehan gemilang PD pada Pemilu Legislatif 2009, dengan mengatakan bahwa apa yang didapat tersebut merupakan “intervensi tangan tak terlihat” mesin kekuasaan. Namun tidak dipungkiri pula, capaian mengesankan PD tersebut merupakan buah kerja keras partai politik tersebut berikut elemen-elemen didalamnya.

Berdasarkan hasil Pileg April lalu, berikutnya pada Pilpres 2009, PD sangat percaya diri untuk mengusung SBY-Boediono (dengan meninggalkan Wapres Jusuf Kalla) untuk berlaga di ajang pilpres. Akhirnya sebagaimana kita ketahui tampil 3 (tiga) Pasangan Capres-Cawapres, masing-masing: Megawati-Prabowo (1), SBY-Boediono (2) dan JK-Wiranto (3) di Pilpres 2009.

***

Pertempuran David dan Goliath (http://www.christcenteredmall.com)

Pertempuran David dan Goliath (http://www.christcenteredmall.com)

Terkait dengan Pilpres 2009, sepanjang yang saya amati di blantika maya dalam beberapa minggu terakhir ini, pertempuran gagasan soal isyu-isyu kampanye dan sebagainya dimenangkan Kubu JK-Wiranto. Ini bisa dibuktikan dengan tanggapan-tanggapan otoritas ilmiah  atas debat televisi kandidat, dan wacana yang bergulir di situs-situs komunitas maupun milis-milis besar tanah air. Disusul kubu Megawati-Prabowo. Sedangkan kubu SBY-Boediono berada di urutan buncit sebagai pihak bertahan dalam menangkis konfrontasi pertempuran gagasan dimaksud.

Namun perlu disadari oleh semua pihak yang berkepentingan atas pilpres kali ini, bahwa memenangkan pertempuran gagasan di blantika maya khususnya dan media massa umumnya tidaklah cukup. Memenangkan gagasan hanya salah satu front pertempuran saja dari sekian banyak front pertempuran lainnya.

Untuk memenangkan perang perlu jenderal lapangan cakap plus prajurit berdisiplin baja, strategi taktik jitu, mitra koalisi (termasuk mitra koalisi tanah sebarang), jaringan intelejen dan kontra intelejen, amunisi, pemilihan medan tempur, anggaran militer besar dan sebagainya.

Jika melihat faktor-faktor guna memenangkan perang pilpres diatas, diakui atau tidak pasangan SBY-Boediono diatas angin dan  berpeluang besar memenangkan perang ini. Hanya “Tangan Tuhan” saja yang bisa mengalahkan “Raksasa Goliath” tersebut. Sebagai “David”, peluang Megawati-Prabowo dan JK-Wiranto juga tidak tertutup. Selalu saja ada celah untuk menohok kelemahan vital “Raksasa Goliath” agar jatuh tersungkur.

Metodenya? Saya serahkan pembaca sendiri atau Tim Sukses pesaing SBY-Boediono untuk menjawab pertanyaan yang saya sendiri sulit menjawabnya….

*****

Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Pemilu 2009 dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Menang di Zona Pertempuran Gagasan, Kalah di Medan Kenyataan Perang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s