Penari Buah Arena Pekan Raya Jakarta 2009


Pekan Raya Jakarta 2009

Pekan Raya Jakarta 2009

Berkunjung bersama keluarga ke Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2009 di Kemayoran (20/6), saya sempatkan jeprat-jepret aksi para penghibur diberbagai stand disana.

Sabtu malam itu, pengunjung membludak. Hampir semua stand yang berdiri di arena Jakarta Fair ramai oleh pengunjung. Salah satu alasan pengunjung membanjiri tempat itu, lantaran malam itu di panggung utama arena PRJ akan tampil beberapa penyanyi seperti Bunga Citra Lestari, Yuvie and Nuno dan sebagainya.

Untuk menarik pengunjung, memang stand-stand yang menjajakan berbagai produk itu harus kreatif. Hampir semua stand menggelar aksi-aksi hiburan. Salah satunya, seperti aksi penari buah di salah satu stand produk minuman ini. Cukup sexi, dan artistik.

Berikut beberapa foto yang sempat saya abadikan…


GOYANG MANG

Penari Buah 1 PRJ 2009

Penari Buah 1 PRJ 2009

ATRAKTIF

Penari Buah  2 PRJ 2009

Penari Buah 2 PRJ 2009

LIRIKAN MATA

Penari Buah  3 PRJ 2009

Penari Buah 3 PRJ 2009

MENGEJAR OMZET

Penari Buah 4 PRJ 2009

Penari Buah 4 PRJ 2009

MELIUK-LIUK

Penari Buah 5 PRJ 2009

Penari Buah 5 PRJ 2009

DEMI SESUAP NASI

Penari Buah 6 PRJ 2009

Penari Buah 6 PRJ 2009

CUANTIK JUGA

Penyany Amatir PRJ 2009

Penyany Amatir PRJ 2009

*****

Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Jejak Langkah dan tag , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Penari Buah Arena Pekan Raya Jakarta 2009

  1. Fanda berkata:

    Pertanyaan yg menggelitik, apakah keberadaan penari buah itu akhirnya memang sukses meningkatkan omzet?

    Memang, untuk berhasil menggaet calon pembeli, kita mesti membuat sesuatu yang berbeda, agar kita menonjol di antara kompetitor yang berjubel. Konon pengunjung yang berjubel di stan atau toko kita, itu sudah cukup untuk menyedot perhatian pengunjung (baca: calon pembeli) lain.

    Saya juga punya pengalaman serupa ketika menjaga pameran. Kalo stan pas sepi, semua orang yang lewat stan kami cenderung mempercepat langkah, mungkin takut kalo dipaksa beli. Tapi ketika ada 2 orang saja yang tampak asyik mendengarkan penjelasan Sales kami, maka pasti pengunjung yang lewat paling tidak melambatkan jalannya sambil berusaha mencuri dengar percakapan yg sedang berlangsung.

    Dari situ saya belajar, kalo mau menjaring banyak calon pembeli, bikin suatu atraksi yg menarik agar paling tidak orang tergelitik untuk berhenti, atau kalo berani, bikin sampai jalannya macet. Soal mereka cuma nonton doang atau sampai beli, itu terserah kita!

  2. dins berkata:

    Strategi marketing yang bagus walau kurang pas dengan budaya indonesia…

    Salam kenal mas, blog sudah saya add mas, mohon di linkback. Terimakasih.

  3. ocol berkata:

    wah demin sesuap nasi…
    hmm….
    mungkin mentalitas ini yang harus dibenahi lagi plus dipikirkan lagi oleh para dewan…..
    akankah Indonesia menjadi terkenal karena keseronokannya?
    patut ditunggu (jangan sampe deh!!!)
    hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s