Sekilas Profil Ben Rhodes: Penulis Pidato Barack Obama di Kairo Mesir


Foto Profil Ben Rhodes (www.gawker.com)

Foto Profil Ben Rhodes (www.gawker.com)

Tatkala menyimak pidato Presiden Barack Obama di Universitas Kairo Mesir pada 4 Juni 2009 lalu, terbersit keingintahuan saya untuk mengenal “orang hebat” dibalik pidato tersebut. Pastinya dia orang penting dan berpengaruh. Lebih daripada itu wawasannya luas. Lantaran ia paham  soal-soal yang mencakup politik, filsafat, agama, kebudayaan, psikologi , ekonomi hingga sejarah. (Klik disini teks lengkapnya beserta file pdf pidato Obama di Kairo dalam teks Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris diakhir tulisan)

Sinyal mengenai dirinya sudah saya dapat semenjak adanya konferensi pers tim penulis pidato kebijakan luar negeri Presiden Barack Obama di Riyadh Saudi Arabia tanggal 3 Juni,  satu hari menjelang pidato yang bersejarah dan monumental itu.

Dalam konferensi pers tersebut, sang juru bicara mengatakan bahwa Barack Obama  akan menyampaikan pidato penting di Kairo mengenai  “Permulaan yang Baru” hubungan Amerika Serikat dengan Dunia Muslim. Si Jubir itu namanya Ben Rhodes. Dia, tak lain dan tak bukan adalah konseptor pidato Barack Obama di Kairo. Jabatan resmi yang kini disandangnya, mengetuai tim penulis pidato kebijakan luar negeri Gedung Putih (The White House).

Benjamin Rhodes nama lengkapnya. Usia masih terbilang muda. Baru menginjak 31 tahun. Ia lulusan Universitas New York (NYU). Menatap wajah dari fotonya  saja, siapapun orangnya pasti sepakat dengan saya bahwa ia tampan. Lebih takjub lagi, tatkala saya mengintip karya-karya tulisnya yang berbobot di  blog PSA  Online seputar masalah politik internasional.

Obama’s Inner Circle arah jarum jam dari kiri atas Gregory Craig, Scott Gration, Ben Rhodes, Senator Obama, Richard Danzig, Samantha Power, Denis McDonough, and Susan Rice (www.nysun.com)

Obama’s Inner Circle arah jarum jam dari kiri atas Gregory Craig, Scott Gration, Ben Rhodes, Barack Obama, Richard Danzig, Samantha Power, Denis McDonough, and Susan Rice (www.nysun.com)

Ia antara lain menulis tentang: The Politics of Distraction, Conspiracy Theories, The Rhetoric of World War, What Ever Happened to Stetesless Terrorism, Intervention and U.S Politics, What do Americans Think?, Why Can’t We Look Ahead, A Time for Partisanship or Bipartisanship, Islamofascist dan sebagainya (Pembaca yang tertarik menelaah lebih lanjut isi tulisan Ben Rhodes dimaksud silakan klik tautan ini http://blog.psaonline.org)

Pantaslah ia kini mengetuai tim penulis pidato kebijakan luar negeri Presiden Amerika Serikat Barack Obama.  Anggota tim lainnya yang merupakan “Obama’s Inner Circle”, yakni Gregory Craig, Richard Danzig, Scott Gration, Anthony Lake,  Denis McDonough, Samantha Power, Susan Rice dan Daniel Shapiro. (Agar pembaca mengenal “Obama’s Inner Circle” silakan klik tulisan Eli Lake  “Obama’s Brain Trust Taking Shape” di New York Sun pada 21 Februari 2009)

Rhodes sendiri  adalah salah seorang tim penulis pidato Obama yang dikenal sebagai “elder statesman”  bersama dengan Jon Favreau dan Adam Frankel. John Favreau termasyur sebagai penulis Pidato Pelantikan Presiden Barack Obama di Washington pada 20 Januari 2009. (Lebih jauh tentang Favreau, silakan klik di sini postingan saya beberapa waktu lalu)

Kutipan favorit Rhodes berasal dari John F. Kennedy, Presiden Amerika Serikat yang para pembantu utamanya orang-orang muda seperti dirinya: “Our Problem are man made; therefore, they can be solved by man.” (Masalah kami adalah buatan manusia; lantaran itu, masalahnya dapat dipecahkan oleh manusia)

Ben Rhodes dan Jon Favreau paling kanan (www.daylife.com)

Ben Rhodes dan Jon Favreau paling kanan (www.daylife.com)

Karirnya dimulai dengan bekerja di bidang politik local di New York. Kemudian berlanjut sebagai asisten khusus Lee H. Hamilton, mantan anggota Kongres, yang  juga menjabat sebagai Presiden Woodrow Wilson International Center for Scholar semenjak Juni 2002, dan juga penulis pidato lepas berbasis di Washington. Rhodes bekerjasama dengan Hamilton yang memangku jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi Nasional tentang Serangan Teroris paska peristiwa 11 September 2001. Ia membantu konsep rekomendasi kebijakan mengenai Komisi 11/9. Ia juga bertindak sebagai editor bersama Hamilton dan Thomas H Kean dalam menulis buku berjudul Without Precedent: The Inside Story of the 9/11 Commission. Disamping itu ia berkontribusi di Grup Kajian Masalah Irak (the Iraq Study Group).

Rhodes pernah sebentar menjadi penulis pidato untuk mantan Gubernur Virginia dari Partai Demokrat Mark Warner, yang dia sebut “salah seorang yang benar-benar berbakat dalam sisi pesan kebijakan.”

Rhodes kemudian bergabung dengan tim kampanye Barack Obama yang saat itu mencalonkan diri sebagai kandidat presiden. Karena keahliannya dalam masalah internasional, ia ditunjuk sebagai penulis pidato kebijakan luar negeri kampanye Obama sejak 2007. Dia salah seorang kepercayaan Obama dalam politik luar negeri, dan salah satu dari dua orang penasehat kebijakan internasional yang digaji di markas besar kampanye Obama di Chicago.

dari kiri Ben Rhodes, Denis McDonough dan Jim Steinberg (www.daylife.com)

dari kiri Ben Rhodes, Denis McDonough dan Jim Steinberg (www.daylife.com)

Para pembantu mantan anggota Kongres Lee Hamilton seperti McDonough, Shapiro dan Dan Restrepo juga dipindahkan untuk membantu Obama dalam tim kampanye. Di Chicago, Rhodes merancang pidato-pidato kampanye Obama yang berkenaan dengan masalah kebijakan luar negeri bersama dengan oleh Denis McDonough. Salah satu tugas utamanya memilah-milah dan merangkum pemikiran  lebih dari 250 orang penasehat kebijakan luar negeri.

Kelompok yang terdiri dari 250 penasehat  dibagi menjadi kelompok yang berhubungan dengan Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika, Asia Selatan, Asia Timur, Rusia-Eropa, pertahanan, veteran, kontraterorisme, demokrasi dan pembangunan, dan lembaga-lembaga multilateral. Tim kampanye Obama telah menolak untuk menyebutkan nama-nama penasehat itu, dan mengatakan bahwa beberapa dari mereka adalah relawan. Sementara waktu mereka bekerja dalam pekerjaan di instansi pemerintah dan nonprofit yang tidak ingin dipublikasikan terkait dengan kampanye politik partisan.

Dari markas besar kampnye Obama di kota Chicago, Rhodes merancang pula beberapa konsep pidato yang paling penting untuk kampanye Obama di Eropa dan Timur Tengah pada akhir Juni 2008. Negara yang dikunjungi meliputi Perancis, Jerman, Israel, Yordania dan Inggris. Di tempat-tempat yang dikunjungi Obama tersebut, sambutan dari masyarakat sangat luar biasa dan meriah disertai tempik sorak membahana tatkala Obama menyampaikan pidato. Peristiwa itu berlanjut hingga akhirnya Barack Obama memenangkan pertarungan dengan John McCain pada pilpres 4 November 2008 dan dilantik pada 21 Januari 2009.

Ben Rhodes di Riyadh Saudi Arabia 3 Juni 2009 (Associated- Press)

Ben Rhodes di Riyadh Saudi Arabia 3 Juni 2009 (Associated- Press)

Betapa dekat dan akrabnya hubungan antara Presiden Barack Obama dan Ben Rhodes ini, bisa kita lihat dari suatu peristiwa kecil setelah pidato Obama di Praha pada 5 April 2009  mengenai perlucutan senjata nuklir (Pidato Obama di Praha silakan klik sini). Dalam perjalanan pulang kembali ke Amerika Serikat, di atas pesawat Barack Obama memimpin rombongan yang menyertai untuk memberikan tepuk tangan meriah kepada Rhodes atas  kerja timnya. Dan ketika majalah The Economist menerbitkan berita pidato Obama yang disampaikan di Praha, Obama berkata kepada asisten pribadinya untuk memastikan Rhodes menerima salinan majalah tersebut.

“Ia orang yang benar-benar mengerti apa yang dimaui dan dikatakan presiden,” ujar David Axelrod, seorang konsultan politik Amerika terkemuka yang bermarkas di Chacago. Axelrod  terutama dikenal sebagai kolumnis politik di media Chicago Tribune. (Tentang profil Axelrod klik sini)

******

Kamus Postingan ini

  1. Terbersit (kk) = Memancar samar-samar; Tersiar kurang begitu jelas.
  2. Monumental (ks) = Menimbulkan kesan pada sesuatu yang istimewa (agung)
  3. Tempik Sorak = Tepuk tangan panjang (bersahut-sahutan)

&&&

Catatan Canda:

Barangkali ini tulisan pertama tentang Profil Ben Rhodes dalam bahasa Indonesia. Soalnya saya cari di mesin-mesin pencarian, hampir tidak ada situs atau blog berbahasa Indonesia yang menulis tentang dirinya. Wah, saya bangga dong! He..he..he….

Menghimpun sumber-sumber tulisan dalam bahasa Inggris yang berceceran, dan merangkainya menjadi suatu tulisan yang baru bagi sebagian pembaca barangkali perkara mudah. Tapi tidak bagi saya.

Kemampuan bahasa Inggris saya masih dangkal. Memang ada Google Translate. Cuma hasil terjemahannya masih amburadul  –sekalipun agak membantu. Terpaksalah saya mengerahkan segenap percikan pemikiran untuk memahami apa maksud suatu paragraf satu dengan lainnya. Jadi, ini hikmah aktivitas ngeblog yang sedikit patut disyukuri. “Kalau mau berhasil harus terpaksa, dipaksa, dan memaksa diri.” Amiin.

&&&

Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Politik Internasional dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Sekilas Profil Ben Rhodes: Penulis Pidato Barack Obama di Kairo Mesir

  1. Fanda berkata:

    Pertama-tama menanggapi catatan candanya, tdk sia2 kerja keras mas Dwiki, krn artikel ini memberi wawasan luas buat pembacanya, dan tentu jg buat mas Dwiki pribadi.
    Gak nyangka di balik pidato yg hebat itu ada sosok yg masih muda dan bersahaja (klo lihat penampilan casualnya dia dgn backpacknya). Otak cerdas dan penampilan kharismatis sang presiden ditambah skill dan wawasan penulis pidatonya membuahkan awal perubahan bagi dunia!

  2. billy berkata:

    Thanks for translate.!!

  3. didit permana berkata:

    Salut buat pertamax nya.., awalnya cuma tahu Jon Favreu(pidato Obama di Indonesia??) ternyata ada Ben Rhodes dan masih banyak ratusan lain dalam tim sesuai bidang untuk pidato Obama.
    Kalau SBY gimana ceritanya mas ? pake konsultan yah..

  4. Arbi berkata:

    Halo Pak, keren postingannya. salam dari banda aceh.[Arbi]

  5. Ping balik: Gara-gara Barack Obama « Dwiki Setiyawan's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s