Arsip Bulanan: Mei 2009

Gagasan Cerdas, Lucu dan Aneh Sekitar Wacana FaceBook Haram

Di milis Kahmi Pro Network, saudara Marhum Mochtar menulis dengan mengutip tulisan kawannya Prof Nadirsya Husein. Prof Nadirsya menulis, “Sebagai pecinta fiqh, saya berhasil menemukan 10 alasan FaceBook diharamkan.” Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Petak Ide | Tag , , , , | 1 Komentar

Hidup Nyaman Tanpa Kartu Kredit

Namun di negeri kita ini, prasyarat situasi dan kondisi yang melatarbelakangi seseorang “harus punya kartu kredit atau tidak” bagi sebagian orang nampaknya telah dicampakkan bagai barang usang ketinggalan jaman. Tanpa sadar kita memang menjalani aktivitas kesehariani bukan atas dasar kesadaran mendalam akan kenyataan kehidupan, namun telah didikte dan dibius oleh suatu gaya hidup yang “diciptakan” tangan-tangan industri multinasional. Lewat bujuk rayu iklan-iklan gencar di media massa atau lirikan mata dan sunggingan senyum manis serta (maaf) ceramah salesman yang agak susah diinterupsi itu. Gaya hidup cukup mahal di tengah jutaan rakyat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan seperti di Indonesia ini seakan-akan telah menjadi ritual rutin. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Petak Ide | Tag , , , , , , | 1 Komentar

Facebook vs Tektbook

Pesan buat siswa dan mahasiswa diharapkan anda jangan hanya rajin baca FaceBook tapi juga harus rajin baca TektBook demikian juga buat teman-teman guru dan dosen kalu bisa jangan hanya rajin menulis FaceBook tapi juga harus rajin nulis TektBook. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Petak Ide | Tag , , , , | 4 Komentar

Tanda Mata untuk Persahabatan

William Penn, seorang pengarang Amerika Serikat, dengan indah merangkai kata tentang makna suatu persahabatan. Kata Penn, “Tidak ada persahabatan jika tidak ada kebebasan. Persahabatan menyukai udara bebas dan tidak terikat pada batas yang lurus dan sempit. Persahabatan akan berbicara dengan bebas dan bertindak dengan bebas jua; dan tidak akan menyakiti karena tidak ada yang perlu disakiti. Persahabatan akan selalu memaafkan dan mudah melupakan kesalahan… Persahabatan benar-benar menyatu dalam jiwa, dia bersimpati terhadap apa saja.” Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Kata Mutiara | Tag , , , , , , , , , , , | 9 Komentar

Menulis Memoar: Mengapa Tidak?

Oleh karenanya, menulis sebuah memoar tidak bisa hanya mengandalkan ingatan belaka. Lantaran pendekatan yang hanya mengandalkan ingatan saja cenderung melahirkan penilaian yang bias sifatnya. Kadang pula, kekurangakuratan yang menyangkut detail nama orang (mungkin juga posisi dan jabatan yang disandang), tanggal dan waktu tak terhindarkan dalam penulisan memoar yang hanya mengandalkan ingatan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Petak Ide | Tag , , , , , , , | 6 Komentar