Menjadi Ketua KPPS Harus Kreatif


Sosialisasi Pemilu 2009 di Tingkat Rt

Sosialisasi Pemilu 2009 di Tingkat Rt

Di lingkungan tempat tinggal saat ini, saya didaulat warga untuk menjadi Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Pengalaman saya sebagai petugas KPPS kali pertama pada Pilgub DKI Jakarta Tahun 2007 sebagai anggota biasa. Mungkin saja salah satu alasan warga memilih saya sebagai Ketua KPPS disamping pernah punya pengalaman sebagai anggota, juga karena pada momen Peringatan 63 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun 2008 lalu, sebagai Ketua Panitia tingkat Rt bisa “menyisihkan” saldo sebesar Rp 2 juta (sebagian yang cukup besar dari donatur di luar warga).

Sisa saldo tersebut dimanfaatkan untuk perbaikan jalan/gang dan membuat 1 (satu) buah papan pengumuman Rt yang cukup representatif. Papan pengumuman Rt itu menjelang Pemilu Legislatif 2009, saya isi dengan hal-hal yang berkaitan dengan ke-pemilu-an. Pokoknya mirip majalah dinding!

Wilayah tugas saya sebagai Ketua KPPS meliputi Rt 008, Rt 009 dan Rt 011 Rw 010 Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur. Jumlah pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 399 orang. Nomor Tempat Pemungutan Suara (TPS) 053, dan berlokasi di halaman Gelanggang Olah Raga (GOR) Kecamatan Pasar Rebo yang kebetulan berada di Rt 008 Rw 010 Jl Guruh Serih Raya Kalisari.

Satu hal yang perlu digarisbawahi dari TPS 053 ini, orang nomor satu Jakarta Timur Bapak Drs H Murdhani masuk sebagai pemilih di DCT. Pak Walikota Jakarta Timur ini tinggal di Rt 011. Jadi, untuk wilayah Jakarta Timur TPS 053 yang saya ketuai ini punya arti khusus.

Sebagai Ketua KPPS, saya sudah melaksanakan 3 (tiga) kali sosialisasi cara pencontrengan kepada warga –jauh sebelum KPUD ribut-ribut soal minim dan belum turunnya dana sosialisasi. Kebetulan saya punya alat-alat peraga berupa contoh surat suara DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota (di blog personal https://dwikisetiyawan.wordpress.com malahan contoh surat suara dimaksud telah dirilis sejak medio Desember 2008). Juga telah 2 (dua) kali telah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) oleh PPK di Aula Kecamatan Pasar Rebo dan PPS di Aula Gedung Karang Taruna Kelurahan Kalisari.

Di internal anggota KPPS, sejak awal Maret 2008 telah melaksanakan 4 (empat) kali Rapat Koordinasi setiap Sabtu malam. Rakor ini saya rasa penting untuk menyamakan frekuensi di antara petugas KPPS. Dengan rakor ini diharapkan, pemahaman tentang tugas-tugas ke-KPPS-an di antara anggota semakin berkualitas. Demikian pula agar, saat Hari-H Pemilu Legislatif 9 April mendatang hanya ada “satu suara” tentang hal-hal yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan pemilu.

Bimbingan Teknis (Bimtek) di PPS Kelurahan

Bimbingan Teknis (Bimtek) di PPS Kelurahan

Lantaran TPS 053 tersebut berada di lokasi strategis (di pinggir jalan besar) dan salah satu pemilihnya orang nomor satu Jakarta Timur, dalam sebuah rapat koordinasi saya kemukakan gagasan untuk mencari sponsor dari sebuah produk minuman –seperti saat saya tahun 2008 jadi Ketua Panitia 17 Agustus. Dengan harapan minimal dapat minuman gratis untuk petugas KPPS. Namun gagasan itu dimentahkan dan ditolak beberapa anggota KPPS dengan alasan terlalu komersial (padahal tak ada aturan yang melarang soal tersebut). Saya juga tidak ngotot soal itu. Wong namanya rapat kan juga untuk mencari kesesuaian dan titik temu pendapat atau pandangan.

Namun demikian bila hanya spanduk ucapan selamat datang saja dan bukan disponsori perusahaan yang saya usulkan itu, masih ditolerir anggota. Akhirnya saya mengajukan 2 (dua) buah surat permohonan spanduk. Satu saya ajukan ke sebuah klinik pengobatan dan satunya ke sebuah toko roti yang baru berdiri. Keduanya dekat dengan lokasi TPS. Alhamdulillah disetujui dan dipenuhi permohonan spanduk itu.

Dalam kalimat pokok permohonan spanduk dimaksud, saya masukkan kalimat-kalimat kunci dengan huruf tebal untuk memikat sponsor memberi bantuan spanduk. Kalimat kuncinya, “TPS 053 berlokasi di tempat strategis pinggir jalan besar; paling besar dan luas lokasi TPS-nya se-Kecamatan Pasar Rebo; dan Walikota Jakarta Timur Drs H Murdhani tinggal dan memilih di TPS tersebut.”

Sponsor spanduk boleh mencantumkan logo, produk dan alamat di kiri spanduk. Space sisanya di isi kalimat, “Selamat Datang Pemilih di TPS 053 Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur; Pilihlah Wakilmu yang Dapat Dipercaya untuk Mengemban dan Memperjuangkan Amanat Penderitaan Rakyat.” Sedangkan satu spanduk lainnya berisi kalimat, “Jangan Asal Contreng; Sekali Salah Memilih Sesal 5 Tahun Kemudian Tiada Guna.” Menjadi Ketua KPPS memang harus sedikit kreatif.

Hari-hari ini rasanya sebagai Ketua KPPS, saya telah siap menjalankan tugas (walaupun agak capek dan kurang tidur). Soal-soal yang berkaitan dengan undangan atau surat pemberitahuan kepada calon pemilih dalam DPT, Insya Allah Rabu besok selesai semuanya. Beberapa undangan kepada warga saya antar sendiri dengan didampingi satu atau dua anggota KPPS. Yang lainnya saya delegasikan kepada anggota lainnya. Urusan tenda dan tetek bengek lain yang teknis sudah saya bagi penugasannya dalam rakor.

Saya juga beberapa waktu lalu mengajukan surat permohonan audiensi kepada Walikota Jakarta Timur. Lantaran sibuk, Pak Walikota hanya menitipkan bingkisan 12 buah kemeja batik untuk seragam KPPS. 9 (sembilan) buah untuk Tim KPPS, sisanya 3 (tiga) buah untuk 3 Ketua Rt di lingkungan TPS 053. Lumayan.

Pelantikan Ketua KPPS se-Kecamatan Pasar Rebo
Pelantikan Ketua KPPS se-Kecamatan Pasar Rebo

Semalam saya dikontak Ketua PPS Kelurahan agar menyiapkan undangan khusus untuk Pak Walikota beserta keluarganya. Soalnya nanti malam (Selasa 7-4-2009) Pak Walikota berkenan menerima Ketua KPPS untuk menyerahkan undangan dimaksud. Yang menurut saya lucu, jauh hari saya sudah dipesan agar “menyisihkan” undangan mencontreng kepada Pak Wali itu. Permohonan waktu “menghadap” Pak Wali diatur oleh Ketua KPUD Jakarta Timur. Wong namanya dibantu, ya saya ok-ok saja.

Akan mendampingi saya nanti malam silaturahmi ke Pak Wali antara lain Ketua KPUD Jakarta Timur, Bapak Camat Pasar Rebo, Ketua PPK Kecamatan Pasar Rebo, Bapak Lurah Kalisari dan Ketua PPS Kelurahan Kalisari beserta jajarannya. Seandainya nanti malam saya ditanya Pak Wali apa kekurangan yang bisa dibantu, saya akan terus terang menjawab kalau “honor” KPPS khusus TPS 053 kirannya dapat ditambah. He..he..he….

*****

DWIKI SETIYAWAN, Ketua KPPS TPS 053 Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur. Anggota komunitas Blogger Kompasiana & Politikana.

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Pemilu 2009 dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Menjadi Ketua KPPS Harus Kreatif

  1. siNung berkata:

    kawan2 anggota KPPS di dapil 4 magetan dapat honor Rp 200.000,00.
    di tempat bapak dapat honor berapa ?

    trims 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s