Kelahiran ‘Marga Baru’ di Situs Pertemanan Facebook?


Dalam kurun kurang lebih dua bulan terdaftar sebagai anggota di situs pertemanan Facebook (FB), banyak sudah manfaat yang saya peroleh. Yang paling utama adalah bertemu kembali dengan orang-orang yang  dulu –bertahun-tahun silam ke belakang– pernah sama-sama berteman dan bersama dalam suasana suka maupun duka.

Kalau mantan pacar tidak ketemu di FB, apalagi mantan calon pacar. Soalnya baru sekali pacaran langsung ‘istiqomah’ hingga ke jenjang pernikahan.

Lebih dari itu, melalui Facebook juga mendapatkan teman-teman baru yang belum pernah berjumpa muka, namun hakikatnya sudah merasa dekat melalui tulisan, komentar, dan catatannya. Untuk soal yang satu ini, misalnya, rekan-rekan yang pernah berkomentar di blog ini dan mengajukan ‘lamaran’ pertemanan di FB. Atau rekan-rekan saya di mailing list Kahmi Pro Network, acap baca komen dan tulisannya dan baru tahu wajahnya di situs Facebook.

Teman baru juga saya dapatkan dari pencarian atau hunting dari temannya teman di FB. Sekalipun juga tidak pernah bertemu muka, namun model ‘silaturahmi’ atau ‘bertetangga baru’ di abad ke-21 ini perlu dirawat sebaik-baiknya. Wong namanya saja ‘bertetangga’, mungkin suatu waktu ada yang mau sharing masalah pribadi, minta pendapat tentang sesuatu, dan membutuhkan sesuatu tentu saya akan mengulurkan tangan membantunya.

Sebenarnya selain di Facebook, saya juga punya account member di situs pertemanan Friendster. Entah mengapa, rasanya kok saya merasa sreg di Facebook ketimbang di Friendster.

Hal lain yang saya perhatikan di Facebook, ternyata situs ini disamping banyak mempertemukan dan mempertautkan banyak orang dalam komunitas dunia maya, juga telah melahirkan sebuah ‘marga baru’.

Marga baru yang saya maksud adalah Ispul alias Is Full. Marga ini merujuk pada seseorang di Facebook yang telah mempunyai teman sebanyak 5000 (lima ribu) orang. Jadi kalau anda saat ini ingin memperoleh marga baru tersebut, mulai dari sekarang banyaklah berburu atau diburu teman dunia maya agar cepat mendapat 5000 teman tersebut.

Mohon dimaklumi bagi rekan-rekan yang telah Ispul, postingan ini tidak ada maksud apa-apa. Saya hanya melihat fenomena ‘yang menarik’ saja di FB. Toh, cepat atau lambat barangkali saya juga suatu waktu menerima tropi Ispul eh Is Full.

Oya, jangan-jangan nanti di Facebook akan muncul pula Grup Is Full alias grup tempat mangkalnya anggota FB yang telah memiliki teman minimal 5000 orang?

Kalau soal terakhir itu, hanya sopir bajaj saja dan Allah SWT yang tahu…. He..he..he…

Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Jejak Langkah dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke Kelahiran ‘Marga Baru’ di Situs Pertemanan Facebook?

  1. Noor Azasi berkata:

    Bagiku masalah marga gak terlalu penting, tp yg paling mantap itu tipnya untuk bisa “sekali pacaran langsung ‘istiqomah’ hingga ke jenjang pernikahan”, gak kaya aku PMDK, pdkt melulu dapatnya kagak …he he ….

    • Dwiki Setiyawan berkata:

      Bung Noor Azasi. Persoalan pdkt dengan perempuan, setiap laki-laki punya cara, gaya, langgam dan triknya sendiri-sendiri. Mungkin gaya saya berbeda dengan lelaki yang lain. Namun satu hal yang mesti diingat dan jadi patokan baku dalam pdkt dengan perempuan adalah peduli dan perhatian pada hal-hal kecil dan remeh yang disukai perempuan yang akan di pdkt tersebut.

      Hubungan serius antara seorang perempuan dan laki-laki hingga ke jenjang pernikahan, hemat saya, bukan didasarkan pada banyaknya kesamaan-kesamaan pada berbagai aspek kehidupan diantara keduanya. Justru malahan oleh banyaknya perbedaan-perbedaan dalam banyak hal diantara keduanya, dengan masing-masing saling menenggang, toleransi, mengalah (untuk menang juga) dan ‘berkorban’ menyingkirkan ego dan kepentingan pribadinya demi kepentingan bersama.

      Apabila kita mengedepankan ego dan kepentingan sendiri dalam suatu hubungan yang didasarkan ‘masalah berdua’, maka yang terjadi adalah tumbuhnya sikap tidak percaya antara satu dengan lainnya.

      Saya juga akan menulis soal di atas di blog ini, berdasarkan pengalaman-pengalam pribadi dan keluh-kesah teman yang susah cari pendamping hidup. Ditunggu ya. Demikian Bung Noor Azasi.

  2. Lukman Malanuang berkata:

    Selamat Pak Dwiki semoga tetap semangat. Tks.

    Salam,
    LM

    • Dwiki Setiyawan berkata:

      Sama-sama Pak Lukman. Foto Pak Lukman saat Studi Nasional Mahasiswa di Era Habibie di postingan blog ini sudah didownload belum?

      • Lukman Malanuang berkata:

        Sudah saya download Pak Dwiki. Saya sedikit kaget, ternyata Pak Dwiki menyimpan dengan rapi file foto tersebut. Saya sendiri tidak terpikirkan kalau foto itu ada. Sekali lagi terima kasih. Saya tunggu Pak Dwiki waktu promosi Doktor saya, tapi mungkin sibuk ya sehingga tidak sempat ke IPB. Salam. LM

  3. kweklina berkata:

    mmm…facebook memang sebuah ruangan yang nyaman dalam dunia persahabatan dan curhat….

    aduh…5000 teman…susah juga ya…tapi lebih baik satu sahabat sejati daripada 5000 sahabat asal jadi 🙂

    • Dwiki Setiyawan berkata:

      Mbak Li Na. Pemahaman relegi saya mengatakan bahwa yang namanya ‘sahabat sejati’ adalah Tuhan Yang Maha Kuasa, ‘Sang Sahabat Sejati’. Satu-satunya tempat nayaman kita curhat, mengeluh, bersyukur atas karunia nikmat dan sebagainya. Karena Dia yang mutlak dan tidak relatif.

      Sesungguhnya teman sejati yang selama ini acap kita ungkapkan, untuk menyebut orang yang bisa dipercaya dan bisa berbagi dalam suka dan duka adalah pengertian yang relatif. Bila Mbak Li Na, misalnya, dalam hidup punya 1 (satu) orang sahabat sejati dan kemudian orang tersebut meninggal, kan jadinya tidak punya lagi sahabat sejati (kok malah saya khutbah ya?).

      Soal postingan itu, banyak hal yang digali bila kita sudah masuk dan terdaftar di jaringan Facebook (FB). Mbak Li Na pun bisa menulis banyak hal tentang FB untuk blognya.

      Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s