Jon Favreau: Tokoh di Balik Layar Pidato Pelantikan Barack Obama


jon favreau speechwriter obama

jon favreau speechwriter obama

Bila kita menyimak Pidato Pelantikan Barack Obama sebagai Presiden ke-44 di Washington DC Amerika Serikat pada 20 Januari lalu, akan nampak bahwa pilihan-pilihan kata dan kalimat serta diksi (penekanan) kata atau kalimat tersebut serasa hidup dan kontekstual.

Bukan hanya untuk konteks Amerika Serikat, namun juga relevan dengan situasi dan kondisi kekinian yang tengah dihadapi bangsa-bangsa dan negara lainnya, termasuk kita di Indonesia.

Misalnya, salah satu penggalan pidato Obama, dikemukakan, “Dalam menandaskan kebesaran bangsa kita, kita memahami bahwa kebesaran tak pernah diberikan begitu saja. Mencapai kebesaran harus dengan kerja keras. Perjalanan yang kita tempuh tak pernah mengambil jalan pintas. Perjalanan kita bukan bagi mereka yang tidak tabah, bukan bagi mereka yang suka bermalas-malas daripada bekerja, atau bagi yang hanya mengejar kekayaan dan menjadi terkenal. Perjalanan kita adalah bagi mereka yang berani mengambil resiko, mereka yang melakukan hal-hal baru dan membuat barang-barang baru. Sebagian mereka menjadi terkenal, tetapi acapkali laki-laki dan perempuan tak dikenal dalam pekerjaan mereka, yang telah telah mengusung kita di atas jalan berbatu-batu menuju kemakmuran dan kebebasan.”

Lebih daripada itu, bila kita dalami pidato Obama, pada hemat saya, baik Obama atau pembuat konsep pidato (speechwriter) tersebut memahami dan banyak membaca buku-buku sejarah dan kesusastraan. Tidaklah mungkin bila orang tidak memahami, membaca dan belajar sejarah dan kesusastraan dapat membuat pidato politik menjadi hidup, indah, kontekstual tanpa melupakan masa lalu.

Orang yang berada di balik layar atau Pidato Pelantikan Barack Obama, tak lain adalah Jon Favreau. Usianya baru 27 tahun, dan disebut-sebut media massa sebagai penulis termuda pidato pelantikan Presiden Amerika Serikat setelah James Fallows di era Kepresidenan Jimmy Carter (kilk http://en.wikipedia.org/wiki/James_Fallows).

Jon Favreau lahir pada 6 Juni 1981. Lelaki berdarah Perancis Kanada ini menamatkan pendidikannya di College of Holy Cross di Worcester Massachusetts USA pada 2003. College of Holy Cross termasuk salah satu perguruan tinggi tertua di Amerika Serikat (berdiri pada pertengahan abad ke-19).

Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Penulisan Pidato (the chief of speechwriter) Gedung Putih, Jon pernah bekerja sebagai staf mantan calon presiden Partai Demokrat John Kerry pada 2004.

Proses atau alur hingga konsep final teks pidato yang yang akan disampaikan Presiden Barack Obama sebagai berikut. Mula-mula Obama menulis garis besar pidato dan kemudian menyerahkannya pada Jon. Setelah itu Jon bersama timnya memeriksa dan menuliskan pidato dan menyerahkannya kembali kepada Obama untuk diperbaiki. Demikian alur itu terjadi berulang-ulang hingga Obama puas dengan teks pidatonya. Oleh karena itu, proses ini dapat berlangsung lama. Dan dapat memakan waktu berhari-hari lamanya.

Sesuai tradisi, pidato pelantikan Presiden Amerika Serikat durasinya tidak lebih dari 15 menit. Obama pun sadar benar arti penting pidato pelantikannya.

Kalau kita menyaksikan pidato pelantikan Presiden Amerika Serikat ke-44 melalui layar televisi, Barack Obama berhasil dan sukses menyampaikan pidato selaku Presiden Amerika-Afrika pertama dalam sejarah negara tersebut.

Sepatutnyalah pula, selain pada Obama, pujian dan hormat itu kita berikan pada Jon Favreau. Tokoh penting yang berada di balik layar pidato pelantikan Barack Obama.

Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Politik Internasional dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Jon Favreau: Tokoh di Balik Layar Pidato Pelantikan Barack Obama

  1. Yep berkata:

    Salam kenal Mas….
    Dulu tokoh dibalik pidato Pak Harto (mantan Presiden RI ke 2) adalah Pak Yusril……

  2. Dwiki Setiyawan berkata:

    Yup Bung Yep. Salam kenal juga.

    Yusril Ihza Mahendra memang pernah menjadi speechwriter Pak Harto menjelang kejatuhan Orde Baru. Sebelum Yusril, masih ada beberapa speechwriter lainnya. Salah satunya Pak Moerdiono.

    Terima kasih.

  3. Ping balik: Sekilas Profil Ben Rhodes: Penulis Pidato Barack Obama di Kairo Mesir « Dwiki Setiyawan’s Blog

  4. Ping balik: Public Blog Kompasiana» Blog Archive » Sekilas Profil Ben Rhodes: Penulis Pidato Barack Obama di Kairo Mesir

  5. Ping balik: Gara-gara Barack Obama « Dwiki Setiyawan's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s