Maaf, Saya Mengiklankan Anda!


Judul postingan ini terkesan paradoks.  Berlawanan. Walau pada kenyataan begitulah keadaannya. Seseorang diiklankan (maksudnya dijadikan obyek produk iklan) pada suatu media massa (blog masuk kategori media massa kan?) yang diakses beberapa atau banyak orang tentu senang dan bangga atau malahan memberi imbalan jasa pasang iklan. Mengapa saya harus minta maaf? Disitulah duduk persoalan, dan penjelasan ada pada alinea-alinea berikut:

Tatkala saya mulai nge-blog di WordPress pada akhir Oktober 2008 silam, tidak pernah saya bayangkan dan terlintas sedikitpun dalam pikiran untuk ‘masuk terlalu dalam’  dan jatuh hati pada WordPress ini.

Saya tidak punya keahlian nge-blog apalagi membuat website. Kendalanya saya tak bisa dan gagap teknologi soal bahasa pemograman.

Di sebuah artikel  situs Wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/bahasa_pemrograman),  bahwa yang dimaksud bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer Bahasa pemrograman ini merupakan suatu set aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Untungnya, dalam blog seperti WordPress kendala soal bahasa pemograman terpecahkan. Sehingga orang yang awam nge-blog pun bisa menuangkan segenap daya  pikir dan kreativitas tanpa ia tahu dan buta sama sekali soal bahasa pemograman.

Modal Dasar

Modal dasar yang saya miliki untuk memulai nge-blog hanya pengalaman tulis menulis sejak di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Godean Sleman Yogyakarta awal tahun 80-an sebagai dewan redaksi majalah dinding (Mading) sekolah dan berlanjut  prosesnya hingga di bangku perguruan tinggi. Di perguruan tinggi, saya tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Komunikasi Massa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Jawa Tengah Angkatan Tahun 1988.   Sudah barang tentu mata kuliah-mata kuliah atau teori soal jurnalistik pun saya serap dan peroleh. Salah satu contoh teori jurnalistik  dasar, misalnya, dikatakan, “anjing menggigit orang itu bukan berita, tetapi kalau orang menggigit anjing itu namanya berita!” Sekalipun juga termasuk berita jika yang digigit anjing itu, katakanlah artis terkenal atau seorang menteri.

Di universitas pula saya menjadi Redaktur Majalah VISI terbitan Senat Mahasiswa Fisip UNS. Di kegiatan organisasi ekstra kurikuler universitas pun, bakat dan minat saya tercurah di kegiatan yang berbau baca, kajian/diskusi dan tulis menulis hingga saat ini. Kebetulan kegemaran saya membaca sejak kecil, maka klop lah saat memulai pembuatan blog ini.

Membuat blog ini, pada awalnya hanya coba-coba dan iseng. Namun demikian, saya sudah punya bingkai dalam pikiran bahwa isi postingan blog nanti sedapat mungkin merupakan tulisan-tulisan buah pikiran sendiri. Sejelek apapun tulisan itu. Lagipula, karena saya beraktivitas di lingkungan lembaga politik (DPR-RI),  saya merancang dalam pikiran bahwa blog yang akan dibuat nanti postingannya termasuk leader  dan lain daripada yang lain dalam menyebarkan produk-produk ke-DPR-an dan mitra kerja DPR terutama mitra kerja komisi-komisi yang berkonsentrasi pada masalah-masalah politik. Bidang yang sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikan.

Hikmah Tersembunyi

Perubahan terjadi tatkala postingan saya mengenai gambar Contoh Surat Suara Pemilu 2009 DPR-RI terbit di blog ini pada medio bulan Desember tahun 2008 lalu. Postingan gambar tersebut sebagai respon terhadap Rapat Kerja Komisi II DPR-RI dengan KPU beberapa hari sebelumnya, dimana KPU mempresentasikan contoh Surat Suara Pemilu Legislatif 2009 yang akan dipakai pada Hari-H Pemungutan Suara anggota legislatif  Kamis 9 April 2009.

Mula-mula,  saya posting di blog contoh Surat Suara Pemilu 2009 yang masih asli dari KPU. Lantaran contoh yang saya dapat dari KPU hasil gambarnya agak mengecewakan,  hampir semua logo partai politik yang ada pada contoh KPU tersebut saya ganti termasuk menajamkan warna.  Dua gambar hasil editing segera saya sandingkan dengan versi dari KPU. Beberapa hari kemudian, terjadi peningkatan kunjungan dari luar untuk mengakses blog tersebut.  Sedikit,  sedikit perlahan tapi pasti kunjungan ke blog tersebut semakin hari semakin meningkat.

Hingga postingan ini dibuat, paling tidak sudah 10.000 lebih orang meng-klik blog ini. Kalau dihitung-hitung kasar sejak awal November 2008, rata-rata 300 s.d 500 orang mengunjungi blog ini setiap harinya. Paling banyak diklik soal Surat Suara Pemilu 2009.  Buat ukuran blog amatir dan belum profesional seperti ini, hal tersebut termasuk lumayan hasilnya (bagaimanapun saya tetap belum puas dengan disain wajah dan kelengkapan fitur-fitur blog ini).

Dalam pemeringkatan yang dilakukan WordPress setiap harinya terhadap blog-blog  berbahasa Indonesia yang menggunakan media  WordPress sebagai sarana nge-blognya (klik http://botd.wordpress.com/?lang=id), blog saya ini masuk dalam peringkat 100 Top Blogs The most popular WordPress.com blogs are ranked here according to a special formula. Paling bagus di peringkat 38 dan saat posting ini dibuat pada peringkat 54. Sekali lagi lumayan. Karena mungkin saja saat ini ada ratusan bahkan ribuan blog di Indonesia berbendera WordPress.

Saya sudah menduga jauh hari bahwa semenjak Komisi II DPR-RI mengadakan Rapat Kerja dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang salah satunya presentasi tentang contoh Surat Suara Pemilu 2009,  banyak calon legislatif (mulai caleg DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota) membutuhkan contoh surat suara ini. Keyakinan itu bertambah, lantaran kalau saya meng-klik di pencarian Google atau Yahoo tidak ada satu pun situs atau blog yang memuatnya.

Saya agak kaget juga tatkala beberapa anggota DPR-RI dari Fraksi Partai GOLKAR yang mengetahui disain contoh Surat Suara Pemilu 2009  di atas, meminta agar dibuatkan contoh untuk  sarana sosialisasi di daerah pemilihannya. Saya buatkan dan mereka puas dengan hasil pekerjaan tersebut. Lebih kaget lagi lantaran di email saya dwiki@legislator.com masuk surat senada dari berbagai daerah meminta dibuatkan disain dan sekaligus memprintingnya dan mencetaknya. Ada yang setuju dengan syarat-syarat yang saya ajukan, ada pula yang sekedar bertanya.

Kalau pembaca perhatikan posting-posting tentang Surat Suara Pemilu 2009, beberapa nama caleg dan foto yang saya tampilkan adalah beberapa saja dari para pemesan dimaksud. Sebagai model iklan. Tanpa saya minta ijin untuk mengiklankan mereka (tapi kalau dipikir-pikir harusnya mereka kasih saya biaya mengiklankan ya). Lantaran tidak meminta ijin itu karenanya mohon… Maaf, Saya Mengiklankan Anda!

Jika iklan tersebut masuk dalam postingan, persoalannya saya belum punya ilmu untuk bagaimana caranya menampilkan pada sidebar dalam format flash atau format slide. Sebagaimana saya juga belum punya ilmu bagaimana caranya memanfaatkan Google Adsense di blog ini.

Untuk persoalan iklan-mengiklankan di atas, keduabelah  pihak sesungguhnya sama-sama untung. Saya dapat imbalan materi dari orang-orang yang mengakses posting tersebut dan menindaklanjutinya. Sedangkan keuntungan dari ‘model iklan’ yang saya tampilkan, mereka mendapatkan promosi gratis. Dari sekedar iseng-iseng, saya mendapatkan hikmah tersembunyi dari aktivitas nge-blog.

Coba sekali-sekali pembaca ketik di mesin pencari Google atau Yahoo, nama-nama caleg yang tampil di postingan contoh Surat Suara Pemilu 2009 blog ini.  Sebagai contoh, diketik nama: Hayani Isman, Asiah Salekan, Markum Singodimedjo,  Andi Azizi, Kusrahardjo dan sebagainya. Saya jamin dan pastikan nama-nama mereka akan nangkring di Top 10 (teen) Hasil Pencarian Google atau Yahoo. Mengalahkan situs-situs berdomain com yang sudah eksis terlebih dahulu!

Itulah kehebatan sistem WordPress. Dia bersahabat dengan raksasa mesin pencari seperti Google atau Yahoo. Yang penting juga pembaca harus ingat dan perhatikan, raksasa mesin pencari seperti Google atau Yahoo diciptakan dengan tujuan meninggikan martabat manusia. Ia punya misi untuk membantu sesama dalam rangka memudahkan setiap orang mengatasi kesulitan (mendapat informasi atau data). Di webblog, pembaca bisa saja membuat blog dengan bermacam-macam kreasi dan tampilan. Jika konten yang diisi tidak punya tujuan meninggikan martabat manusia barangkali tetap bisa diendus mesin pencari. Namun demikian, bagi si mesin pencari seperti Google atau Yahoo (termasuk disainer mesin pencari tersebut),  tetap saja blog tersebut dianggap merupakan blog sampah (junk blogs)!

Sebagai pemula di kancah webblog, perkenankan saya memberi masukan-masukan bagi pembaca yang mau bikin blog: Pertama, persiapkan tema atau visi sebagai konten utama blog yang akan dibuat. Biasanya disesuaikan dengan minat, kegemaran, keahlian teknis yang dimiliki. Bila anda suka otak-atik mesin atau perbengkelan, ya itu saja sebagai  tema konten blog anda. Karena berkutat-kutat soal permesinan, dalam perjalanan waktu raksasa mesin pencari Google atau Yahoo pasti akan mengendus blog anda dan menampilkannya dalam hasil pencarian. Perkara masuk atau tidak masuk dalam Top 10 (teen) pencarian, itu tergantung seberapa jeli anda mau belajar dan belajar lagi! Jadi kalau ada orang yang punya masalah tentang permesinan, otomatis blog anda yang jadi rujukannya. Nanti kalau sudah mapan tinggal dibuatkan daftar ke link ke Google Adsense. Karena blog anda soal permesinan, tentu saja iklan-iklan Google Adsense yang ditampilkan juga hal yang berkaitan (weh berani juga saya ya kasih masukan padahal blog-nya sendiri belum ada Google Adsence-nya). Coba kalau anda ahli soal permesinan,misalnya, eh postingannya soal resep masak memasak atau kuliner… ya jelas tidak nyambung kan? (jadi lapar saya bicara masak-memasak ini). Walaupun tidak menutup kemungkinan itu bisa dilakukan.

Kedua, konten atau postingan-postingan anda hendaknya originil, menarik, unik dan bermutu. Sebagai buah karya tulisan anda sendiri yang berangkat dari racikan membaca, melihat fenomena sekeliling, permenungan, imajinasi, daya kreativitas dan hal yang berkaitan dengan cipta, rasa, dan karya dimaksud. Sekalipun tulisan anda tersebut awal-awalnya jelek, amburadul dan tidak karuan ujung pangkalnya. Cuma, di blog kelebihannya setiap postingan ada kolom komentar dan sunting.  Selanjutnya mintakan komentar atas postingan tersebut pada teman-teman dekat atau handai taulan. Berdasarkan komentar, masukan dan kritik tersebut anda bisa menyuntingnya agar postingan itu tambah baik dan layak diterbitkan ke publik. Boleh sih, meng-copy paste postingan orang lain atau jiplak sini jiplak sana dari isi buku atau unduh sana unduh sini gambar dari web, misalnya, namun tetap saja kesemuanya mesti dibahasakan dengan bahasa anda sendiri. Atau, kalau memposting gambar sebaiknya diedit ulang. Berikutnya, jangan lupa mencantumkan sumber dari postingan yang anda buat. Ini semua sebagai penghargaan atas karya orang lain dan etika tidak tertulis dalam kancah per-blog-an. Yang perlu dicamkan: jangan takut untuk memulai menulis sebagai hasil karya anda sendiri!

Ketiga, memulai dari hal-hal kecil. Hal-hal kecil dan sepele di sekitar lingkungan dan kehidupan anda bisa menjadi postingan yang layak dan bagus untuk dipublikasi. Tentang kran yang baru dibeli dan bocor di rumah anda, bisa juga dibuat postingan. Misalnya postingan berjudul Kualitas Kran Air Merk … Tentang Pak Ketua RT di lingkungan tempat tinggal anda yang susah ditemui pun bisa dibuat postingan. Dan sebagainya tentang hal-hal kecil dan sepele. Saran saya tak usahlah memaksakan memposting sesuatu bertema besar yang anda sendiri tidak menguasai persoalan tersebut. Di Blog saya ini, kalau memposting tentang Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), tentang ke-DPR-an dan lain-lain ya karena saya paham dan ‘menguasai’ soal tersebut.

Keempat, menampilkan posting yang berguna, padat, jelas dan akurat. Sekalipun posting anda persoalan yang kecil-kecil dan remeh, namun bila anda bisa meramunya sebagai posting yang berguna bagi orang lain dan disajikan secara padat, jelas, akurat maka postingan terebut memiliki nilai jual tinggi.

Kelima, memperbaharui (updating) postingan. Banyak situs atau blog dipandang dari sisi tema, penampilan, posting, fitur dan estetika artistik memiliki kelebihan-kelebihan tertentu. Namun dikarenakan admin situs atau blog tersebut jarang memperbaharui (updating) kontennya, akhirnya ditinggalkan orang. Sebagai pemula, anda mesti mendisiplinkan diri untuk rutin memperbaharui konten situs atau blog tersebut. Pada jadwal pribadi anda, anggap saja setiap hari atau dua hari sekali ada tenggat waktu (deadline) memposting situs atau blog yang mesti dipenuhi. Orang yang mengunjungi situs atau blog anda tidak begitu peduli dengan ‘bumbu-bumbu’ blog milik anda seperti disain perwajahannya, fitur-fitur atau lainnya. Yang mereka pentingkan, konten postingan tersebut memiliki manfaat, sedang dibutuhkan dan punya nilai lebih bagi mereka.

Keenam, belajar dan terus belajar. Saya sendiri seperti diuraikan di postingan ini,  gaptek dan awam soal blog. Namun seiring berjalannya waktu, pasti suatu saat blog saya ini akan tampil lebih baik dari sekarang. Saya akan tetap belajar dari pakar-pakar penulis WordPress atau Blog lain yang sudah canggih. Demikian pula anda, juga harus mengasah pedang ketrampilan dan analisis terhadap fenomena-fenomena yang terjadi, terutama di jagad per-blog-an ini. Bukan untuk menciderai atau menghunus orang lain, namun untuk menghunus ketidaktahuan kita akan sesuatu. He..he..he..










Iklan

Tentang Dwiki

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Pos ini dipublikasikan di Petak Ide dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s