Tentang dwikis

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!

Sampul Kronologi Facebook Keren Aku Ingin Mencintaimu dengan Sederhana

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya abu…

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada…”

Foto Sampul Kronologi Facebook Keren Cinta Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana

Foto Sampul Kronologi Facebook Keren Cinta Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana

Setelah Anda membaca larik syair cinta “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono yang termaktub dalam kumpulan puisi Hujan Bulan Juni di atas, apa arti puisi bagi hidup dan kehidupan kita?

Setiap orang niscaya memiliki jawaban dan penilaian berbeda. Tergantung pemahaman, daya kayal, dan suasana hati masing-masing. Di sini, saya akan meminjam pendapat Abdul Hadi W.M yang dengan memikat ia kemukakan dalam buku Proses Kreatif Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang, Jilid I, Kepustakaan Gramedia Populer (KPG), Juni 2009.

Menurut Abdul Hadi W.M, banyak pengertian bisa diberikan tentang apa sebenarnya arti puisi bagi hidup seseorang. Ia bisa merupakan sarana untuk mencari kebenaran atau memahami hidup. Ia juga bisa merupakan sarana ekspresi atau media untuk mewujudkan hidup, sesuatu yang hakiki bagi manusia. Lanjut membaca

Modus Baru Pencurian Pulsa Operator XL?

Bila sebelumnya saya cukup mengisi pulsa Rp 50 ribu per bulan menggunakan paket unlimited XL untuk modem internet yang dipakai anak saya, kini  dengan paket quota berlabel internet hot rod 3G+, hanya kurang lebih pemakaian 4 jam saja, pulsa senilai Rp 65 ribu melayang percuma. Inikah modus baru pencurian pulsa ala operator XL?

Bermula dari pengisian pulsa senilai Rp 50 ribu pada Jum’at (16/3), saya mengecek No SIM XL 087888306xxx. Jumlah pulsa sebesar Rp 65.197. Lantaran paket unlimited bulanan  Rp 49 ribu sudah habis masa berlakunya, lantas saya registrasi ke *123#.

Awalnya cukup terkejut sebab tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, “Paket Unlimited” sudah tiada dan hanya tersedia “Internet HotRod 3G+”. Naga-naganya, soal terakhir tiada lain label baru untuk “Paket Quota”. Tersedia pilihan paket internet, yaitu:

  1. 5 MB, 1 hari, Rp 2 ribu
  2. 50 MB, 7 hari, Rp 10 ribu
  3. 500 MB. 30 hari, Rp 25 ribu
  4. 2,5 GB, 30 hari, Rp 99 ribu
  5. 6 GB, 30 hari, Rp 199 ribu

Lantas saya memilih quota 500 MB untuk pemakaian 30 hari dengan nilai pulsa sebesar Rp 25 ribu. Setelah terdaftar, mulailah dua anak saya bergantian berselancar kurang lebih mulai Pukul 20.00 hingga 24.00 WIB. Saya terkejut pagi harinya, tatkala mendapat keluhan anak, modem intenetnya sudah tidak bisa dipergunakan kembali. Lebih terkejut lagi ketika mencek pulsa hanya tersisa kurang lebih Rp 250. Ke mana hilangnya pulsa senilai Rp 40 ribu? Lanjut membaca

Fitur Baru Asal Negara Pengunjung WordPress.com

Terhitung Jum’at 9 Maret 2012, WordPress.com meluncurkan fitur baru asal negara pengunjung blog yang dikelolanya. Dengan tampilan baru ini, admin blog WordPress.com dapat mengetahui dari negara mana saja pengguna internet yang mengunjungi konten yang disajikan. Maklumat soal ini dapat dibaca dari posting Jeff Bowen di WordPress.com bertajuk (sila klik): “Where in the World?“.

Saya sudah mencicipi fitur baru ini dengan melihat pengunjung blog asal negara di dasbor My Stats. Blog yang tengah Anda jelajahi ini, misalnya, Jum’at (9/3) pukul 21.15 WIB tercatat pengunjungnya berdasarkan asal negara sebagai berikut:

  • Indonesia: 810
  • Amerika Serikat: 113
  • Kanada: 8
  • Malaysia: 5
  • Perancis: 3
  • Polandia: 2
  • Belgia: 2
  • Inggris: 1
  • Norwegia: 1
  • Korea Selatan: 1
  • India: 1

Fitur My Stats WordPress.com Berdasarkan Negara

Lanjut membaca

Memproteksi Konten Website atau Blog dari Plagiator

Blog yang tengah Anda baca ini sekarang tersemat widget Proteksi Konten DMCA yang terletak di area footer. Dimaksudkan untuk memproteksi konten yang ada dari tindakan pencurian tanpa hak atau plagiat, salah satu contohnya salin tempel (copy paste) yang sudah keterlaluan dan dianggap lazim… namun hal tersebut tidak boleh dibiarkan.

DMCA kependekan dari The Digital Millennium Copyright Act. Merupakan perangkat hukum untuk melindungi konten-konten digital yang bernaung di bawah World Intellectual Property Organization (WIPO) atau Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia. Selain itu, DMCA memperberat hukuman dengan melakukan finalti bagi siapapun yang melakukan pelanggaran hak cipta di ranah internet.

Dengan demikian, apabila seseorang telah mencuri konten di blog ini dan mempublikasikannya tanpa izin di situs web atau blog lain, saya cukup melaporkan nama website atau blog, lokasi dan alamat URL konten yang dicuri ke DMCA.com.

Umumnya seseorang mencuri konten dari website atau blog lain lantas diakui sebagai hasil karyanya sendiri dilatarbelakangi oleh beberapa motif. Antara lain: keperluan bisnis, agar lalu lintas pengunjung ke situsnya ramai atau agar peringkat search engine optimization (SEO) bagus.

Lantaran blog ini tidak bersifat komersial, tindakan melapor ke DMCA.com tersebut akan saya lakukan apabila: 1.) Sang pemilik situs mengaburkan dan atau tidak mencantumkan secara jelas alamat URL konten yang di copy paste, dan 2.) Sulit terhubung dengan pengelola situs yang meng-copy paste lewat jalur-jalur online yang ada.

Adapun beberapa contoh konten website atau blog yang acapkali dicuri (copy paste) tanpa mencantumkan alamat URL yang mengarah ke konten asli, dan tanpa izin pemilik konten asli antara lain:

  • Gambar – dari, diambil, dan milik admin website atau blog
  • Video – dari, diambil, dan milik admin website atau blog
  • Grafis
  • Teks – beberapa paragraf atau keseluruhan buah pikiran si penulis bersangkutan
  • Games atau permainan
  •  Iklan
  • Aplikasi
  • Program
  • Profil atau Biodata – pribadi atau perusahaan
Sertifikat Proteksi Konten DMCA.com

Sertifikat Proteksi Konten DMCA.com

Lanjut membaca

Tak Ingin Postingan Jadi Kuburan Massal Dunia Maya

Statistik Pengunjung Unik Blog Bulan Februari 2012

Statistik Pengunjung Unik Blog Bulan Februari 2012

Selama bulan Februari 2012, saya telah menulis di blog ini hanya sebanyak delapan kali. Salah satu motifnya, saya tak ingin postingan yang ada hanya jadi kuburan massal dunia maya. Alih-alih, dampaknya cukup terasa, setiap harinya tidak kurang seribu pengunjung unik (unique visitor) terdampar dihempas gelombang pasang mesin pencari, situs bookmark dan situs media sosial di sini.

Tercatat paling sedikit pada 25 Februari 2012 dengan kunjungan 998, dan 1.300 unique visitor pada 22 Februari 2012. Menurut Google, pengunjung unik menunjukkan jumlah pengunjung yang tidak digandakan (hanya dihitung sekali) ke situs Web Anda selama jangka waktu tertentu. Pengunjung unik ditentukan menggunakan cookie.

Bulan-bulan sebelumnya, blog ini hanya menuai 600 hingga 900 pengunjung unik setiap harinya. Dengan demikian jelas di pelupuk mata, bahwa update postingan berkorelasi dengan ramainya lalu lintas pengunjung. Semakin kita jarang update, maka jika bukan stagnan pengunjungnya, mimpi buruk yang menjelang adalah berkurang dan malahan ditinggalkan pengunjung setia.

Apa arti dari statistik pengunjung unik yang saya kemukakan ini? Tiada lain, di lubuk hati terdalam ada semacam sensasi. Yakni suatu perasaan bahagia membuncah, bahwa sekecil apapun yang diberikan bagi orang lain (dalam arti tulisan dinilai berfaedah), kita sebagai manusia pada dasarnya telah berpartisipasi membangun dan mengembangkan peradaban. Perasaan bahagia tersebut tidak bisa diukur dengan timbangan materi. Ia sifatnya non materi. Hanya yang bersangkutan saja yang dapat merasakan kenikmatannya. Lanjut membaca

Data dan Fakta Pengguna Jejaring Sosial Twitter Indonesia

Data dan Fakta Pengguna Jejaring Sosial Twitter Indonesia. Tweeple atau Tweep adalah sebutan untuk pengguna jejaring sosial Twitter. Menurut data yang dilansir situs Semiocast Dot Com, jumlah tweeps di Indonesia sebanyak 19,5 juta orang.  Jumlah tersebut menempati posisi kelima dunia setelah Amerika Serikat (sekitar 107 juta pengguna), Brasil (33 juta pengguna), Jepang (29 juta pengguna), dan Inggris (24 juta pengguna).

Semiocast telah menganalisis 383 juta profil pengguna Twitter yang dibuat sebelum 1 Januari 2012. Analisis tersebut juga mengungkapkan bahwa dengan 107.7 juta akun yang dibuat sebelum 1 Januari 2012, Amerika Serikat sekarang hanya mewakili 28,1% dari seluruh pengguna Twitter. Namun demikian, jejaring sosial tersebut tetap sangat aktif di negara asalnya. Pada bulan Desember 2011 saja, sekitar 5.6 juta pengguna baru diciptakan dari Amerika Serikat.

Hal lain yang menarik, Jepang menjadi bahasa yang paling banyak digunakan kedua di Twitter, setelah bahasa Inggris. Di bawah Indonesia, peringkat 6 hingga 10 masing-masing ditempati: India dengan 13 juta pengguna, Meksiko 11 juta pengguna, Filipina 8 juta pengguna, Spanyol 8 juta pengguna, dan Kanada 7 juta pengguna. Lanjut membaca

Kekuatan Buku Berpengaruh Pengubah Sejarah Dunia

Bahwa sebuah buku adalah jendela dunia yang dapat mengubah bumi tempat kita berpijak ini, tidak ada seorang pun yang memungkirinya. Sesaat sebelum membacanya, terkadang kita hanya memandang buku sebagai suatu tumpukan kertas tak berjiwa yang penuh oleh teori-teori, cerita-cerita, curahan hati sang penulisnya dan jauh dari kenyataan hidup sehari-hari.

Namun siapa sangka, dibalik sebuah buku dapat tersimpan suatu kekuatan hebat. Sebegitu hebatnya kekuatan dari buku, sehingga ia merupakan instrumen yang berdaya kuat, mencengkeram erat, menggetarkan dan berkuasa mengubah arah peristiwa-peristiwa yang sedang atau akan terjadi. Yang bisa diarahkan untuk kebaikan maupun keburukan. Bagi kemaslahatan maupun bencana.

Kita mulai dengan mengambil contoh buku Common Sense (Pikiran Sehat) karya Thomas Paine, seorang pengarang Amerika Serikat, terbit pada 10 Januari 1776 dengan harga dua shilling (sebutan mata uang logam yang berlaku saat itu). Buku tersebut pada dasarnya sebuah pamflet, lantaran hanya setebal 47 halaman. Dalam waktu tiga bulan saja, buku tersebut terjual habis 120.000 eksemplar. Perkiraan penjualan seluruhnya mendekati jumlah setengah juta eksemplar. Suatu jumlah yang bila dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada masa itu, sama besarnya dengan penjualan enam puluh juta di Amerika Serikat masa sekarang.

Pendek kata setiap orang yang pandai membaca di ketiga belas koloni jajahan Inggris masa itu telah membaca buku Common Sense. Sekalipun penjualan buku tersebut luar biasa besarnya, Paine tidak bersedia untuk menerima honorarium biar sesen pun.

Tidak ada buku di Amerika Serikat masa itu yang mempunyai pengaruh begitu cepat seperti Common Sense. Buku ini laksana tiupan nyaring sangkakala yang memanggil kolonis-kolonis Amerika untuk bangkit memperjuangkan kemerdekaan mereka tanpa syarat. Paine telah mengemukakan dalam bukunya bahwa revolusi adalah jalan satu-satunya untuk menyelesaikan persengketaan mereka dengan Inggris dan Raja George III. “Lantaran tidak ada cara lain mencapai tujuan kecuali ledakan-ledakan,” kata Paine. Lanjut membaca

Tips Menulis Konten yang Baik, Benar dan Bermutu

Tips Menulis Konten yang Baik, Benar, dan Bermutu. Seorang pengunjung membubuhkan komentar pada tulisan saya bertajuk “Menyingkap Rahasia Cara Menaikkan Page Rank“. Sang pengunjung dimaksud, Blognya Venny, bertanya, “Ketentuan konten yang baik itu seperti apa?”

Posting “Tips Menulis Konten yang Baik, Benar dan Bermutu” ini, mudah-mudahan dapat menjawab pertanyaan Blognya Venny dan pembaca lainnya yang penasaran dengan topik ini.

Tiga tahun silam, di blog ini saya pernah menulis dan mengibaratkan bahwa aktivitas menulis itu ibaratnya koki yang sedang memasak. Sebagai penulis kita adalah koki, sementara masakan yang disajikan tiada lain kontennya. Blog atau website yang kita kelola merupakan nama restoran tersebut.

Sebagaimana restoran,  pengguna internet tidak akan pernah mengeluh soal harga, tempat (misalnya ber-AC atau tidak) dan akan menjadi pengunjung tetap asalkan masakan atau konten yang kita buat lezat dan bercita rasa tinggi, serta membawa berkah. Jika sudah begitu, tidak jarang seseorang akan menjadi pengunjung setia. Dalam bahasa agama yang saya yakini, masakan atau tulisan yang kita tayangkan seperti itu “Halalan Toyyiban“. Lanjut membaca

Oleh-oleh Nonton Bareng Film Negeri 5 Menara (N5M)

Di antara sekitar 20 orang Kompasianer (Blogger Kompasiana) undangan nonton bareng film Negeri 5 Menara (N5M) di Blitz Megaplex, Pacific Place Lt 6. Jl. Jend Sudirman kav 52-53 Jakarta, Kamis (17/2) malam, barangkali sayalah yang paling beruntung.

Betapa tidak? Yang lain pulang ke rumah masing-masing dengan tangan hampa, saya girang alang-kepalang lantaran membawa pulang Oleh-oleh Nonton Bareng Film Negeri 5 Menara. Yakni sebuah DVD berisi data berupa foto, poster, cuplikan video dan dokumen tertulis terkait film dimaksud.

Persoalan dapat maupun tidak dapat oleh-oleh di atas, saya rasa dikarenakan para penerima tamu dari PH Million Pictures di meja registrasi kurang mengetahui bahwa undangan dari Kompasiana adalah para blogger. Yakni penulis atau citizen journalism di jagat maya yang tidak jauh berbeda dengan wartawan media arus utama dalam hal menyajikan reportase. Mereka hanya fokus, atau sudah mendapat instruksi atasan hanya mau memberi press kit berupa DVD data kepada wartawan media arus utama.

Untunglah, saya mampu sedikit berdiplomasi. Setelah tayangan film berakhir, saya kembali ke meja penerima tamu, dan meyakinkan salah seorang di antaranya bahwa seorang Kompasianer mempunyai fans tersendiri dan memiliki kecakapan untuk meresensi sebuah film yang ditontonnya dengan gaya penulisan tertentu. Dan sangat disayangkan apabila data-data terkait film Negeri 5 Menara tidak pelit diberikan. Lanjut membaca