Susunan Lengkap Pengurus DPP Partai Demokrat Periode 2010-2015


Tampilan Muka Website Resmi Anas Urbaningrum

Tampilan Muka Website Resmi Anas Urbaningrum

Dengan didampingi oleh Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) selaku Sekjen baru, Ketua Umum  Partai Demokrat hasil Kongres II Bandung, Anas Urbaningrum, Kamis kemarin (17/6/2010) mendeklarasikan Susunan Pengurus  Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Periode 2010-2015. Komposisi yang gemuk. Lantaran terdapat 130 orang yang menduduki posisi mulai dari Ketua Umum sampai Sekretaris-sekretaris Departemen.

Merujuk reportase VivaNews, kepengurusan ini memiliki 13 pimpinan pucuk, satu direktur eksekutif, sepuluh divisi, satu komisi, satu pusat pengembangan dan 46 departemen. Masing-masing divisi, komisi, pusat dan departemen memiliki ketua dan sekretaris.

Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPP Partai Demokrat Periode 2010-2015 yang diumumkan pada Kamis, 17 Juni 2010:

KETUA UMUM: ANAS URBANINGRUM
Wakil Ketua Umum I: Jhony Allen Marbun
Wakil Ketua Umum II: Max Sopacua

SEKRETRIS JENDERAL: EDI BASKORO YUDHOYONO
Wakil Sekjen I: Angelina Sondakh
Wakil Sekjen II: Saan Mustofa
Wakil Sekjen III: Syofwatilah
Wakil Sekjen IV: Ramadhan Pohan

BENDAHARA UMUM: M. NAZARUDIN
Wakil Bendahara Umum I: Handoyo Mulyadi
Wakil Bendahara Umum II: Mirwan Amir,
Wakil Bendahara Umum III: Sartono Utomo,
Wakil Bendahara Umum IV: Siswanto

Direktur Eksekutif: Toto Riyanto

Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum: Denny Kailimang
Sekretaris: Harry Witjaksono

Divisi Pembinaan Anggota: Yosef Tahir Ma’ruf
Sekretaris: Roy Suryo

Divisi Pembinaan Organisasi: Ignatius Mulyono
Sekretaris: Sudewo

Divisi Program Prorakyat: Indrawati Sukadis
Sekretaris: Tri Yulianto

Divisi Tanggap Darurat: Umar Arsal
Sekretaris:  Sudrajat

Divisi Program Usaha dan Dana: Isran Noor
Sekretaris:  Albert Yaputra

Divisi Program Logistik: Jusuf Gunawan
Sekretaris:  Maimara Tando

Divisi Pendidikan dan Pelatihan: Gondo Radityo Gambiro
Sekretaris: Agustinus Tamo Mbapa

Divisi Komunikasi Publik: Andi Nurpati
Sekretaris: Hinca Pandjaitan

Divisi Hubungan Eksternal, Luar negeri, dan LSM: Mulyadi
Sekretaris: Iwan Djalal

Komisi Pemenangan Pemilu: Agus Hermanto
Sekretaris: Nurcahyo Anggoro Jati

Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan: Ulil Abshar Abdalla
Sekretaris:  Khatibul Umam Wiranu

Departemen Politik dan Keamanan: Cornel Simbolon
Sekretaris: M Fakhrudin

Departemen Perekonomian: Sutan Bhatoegana
Sekretaris: Andi Rahmat

Departemen Kesejahteraan Rakyat: Mohammad Jafar Hafsah
Sekretaris: Fariani Sugiharto

Departemen Dalam Negeri: Djufri
Sekretaris: Nanang Samoedra

Departemen Luar Negeri: Nurhayati Ali Assegaf
Sekretaris: Theo Waimuri

Departemen Keuangan: Ikhsan Modjo
Sekretaris: Vera Febyanthy

Departemen Pertahanan: Syamsul Mapparepa
Sekretaris: Milton Pakpahan

Departemen Hukum dan Perundang-undangan: Dasrul Djabar
Sekretaris: Daday Hudaua

Departemen Pemajuan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia: Asmar Omar Saleh
Sekretaris: Rachland Nasidik

Departemen Penegakan Hukum: Benny Harman
Sekretaris: Makmun Murod

Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia hukum: Didi Irawadi Syamsudin
Sekretaris: Carel Ticualu

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral: T Riefky Harsya
Sekretaris: Asfihani

Departemen Perindustrian: Nova Iriansyah
Sekretaris: Muhammad Azhari

Departemen Perdagangan: Pasha Ismaya Sukardi
Sekretaris:  Herlas Juniar

Departemen Pertanian: Herman Khaeron
Sekretaris: Amal al Gazali

Departemen Kehutanan: Rahmad Hasibuan
Sekretaris: Khairuddin Gustam

Departemen Perhubungan: Michael Wattimena
Sekretaris:  Achmad Syafii

Departemen Kelautan dan Perikanan: Reza Ali
Sekretaris: Jafar Nainggolan

Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi: M Nasir
Sekretaris: Zulmiar Yanri

Departemen Pekerjaan Umum: Samiadji Massaid
Sekretaris: Bahrum Daido

Departemen Kesehatan: Dian A Syahroza
Sekretaris: Nova Riyanti Yusuf

Departemen Pendidikan Nasional: Jeffri Riwu Kore
Sekretaris: Juhaini Alie

Departemen Sosial: Ratu Siti Romlah
Sekretaris: Mulyano

Departemen Agama: Muhammad Hidayat
Sekretaris: Nurul Iman Mustofa

Departemen Kebudayaan dan Pariwisata: Putu Supadma Rudana
Sekretaris: Theresia EE Pardede

Departemen Komunikasi dan Informatika: Ruhut Poltak Sitompul
Sekretaris: Nurul Qomar

Departemen Riset dan Teknologi: Putu Suasta
Sekretaris: Ali Yacob

Departemen Koperasi dan UKM: I Wayan Sugiana
Sekretaris: Paiman

Departemen Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim: Dirgahayu Agus Purnomi
Sekretaris: Fardan Fauzan

Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: AP Timo Pangerang
Sekretaris: Bertha Herawati

Departemen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Salim Mengga
Sekretaris: Agung Budi Santoso

Departemen Pembangunan Daerah Tertinggal: Lim Sui Khiang
Sekretaris: Atte Sugandi

Departemen Perencanaan Pembangunan Nasional: Kastorius Sinaga
Sekretaris: Heriyanto

Departemen BUMN: Hartanto Edhie Wibowo
Sekretaris: Sonny Waplau

Departemen Perumahan Rakyat: Samuel Purba
Sekretaris: Panangian Simanungkalit

Departemen Pemuda dan Olahraga:  I Gede Pasak Suardika
Sekretaris: Munadi Herlambang

Departemen Perbankan: I Wayan Gunastra
Sekretaris: Achsanul Qosasi

Departemen Pertanahan: Sutjipto
Sekretaris: Y Herman Ibrahim

Departemen Kependudukan dan Statistik: Roestanto Wahidi
Sekretaris: Iti Octavia Jayabaya

Departemen Penanaman Modal dan Investasi: Djoko Udjianto
Sekretaris: Nurhayani Pane

Departemen Pengawasan Keuangan dan Pembangunan: Didik Mukrianto
Sekretaris: Muchlis YS

Departemen Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen: Windy Winanty
Sekretaris: Anton S Surrato

Departemen Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran: Hasan H Doa
Sekretaris: Ian Zulfikar

Departemen Pemberantasan AIDS dan Narkoba: Adjeng Ratna Suminar
Sekretaris:  Ida Ria Simamora

Departemen Pemberantasan Terorisme: Ratnayono
Sekretaris: Hans Silalahi

Departemen Perlindungan Hak-hak Perempuan dan Kekerasan dalam Rumah Tangga: G.R.A.Y Koes Moertiyah
Sekretaris: Ida Riyanti

*****

About these ads

Tentang Dwiki Setiyawan

Simpel dalam menatap hidup dan menapaki kehidupan!
Tulisan ini dipublikasikan di Politik Nasional dan tag , , , . Tandai permalink.

52 Balasan ke Susunan Lengkap Pengurus DPP Partai Demokrat Periode 2010-2015

  1. Jajat Jatnika berkata:

    Dulu saya yakin,sama demokrat and
    PKS,tapi sekarang bingung,karena ulah segelintir pengurus demokrat & PKS yg ga terpuji,saya jadi ragu
    .

  2. Wong Gendeng berkata:

    Bagaimana Caranya Untuk Membubarkan partai Ini karena udah menjadi basis Bandit, Penipu, Maling, koruptor pokoknya secepatnya partai ini segera di bubarkan, ingat dulu saya pemilih setia partai ini tapi sekarang tidak akan ada lagi PD di keluarga kami…

  3. anggit perdana berkata:

    menurut saya semua kader2 nya harus di tata ulang dan di seleksi dr awal lagi , bagi banyak segelintir orang yg pernah mendukung PD pasti sangat terpukul akibat ulah para MAFIA partai. banyak dr mereka juga menyalah gunakan sistem undang2 dan dasar hukum negara indonesia untuk semata2 menguntungkan diri sendiri .
    >> INGAT BOSS TUHAN MAHA TAHU BARANG SIAPA MENANAM DIA YG MEMANEN > THX KUTHO SOLO PEDULI NEGARA >. WONG CILIK DUDU WAYANG , RAKYAT INDONESIA UGO DUDU . SOPO MANEH SENG AREP NGERTENI BANGSA IKI LUPUTE AWAKE DHEWE . MATUR NUWUN >

  4. Brain berkata:

    Makin banyak saja nih kasus yang menimpa Partai Demokrat

  5. Frendy berkata:

    kisah kelam DR Anggota DPRD Provinsi Jatim Komisi A Dari Partai Demokrat…

    KIsah menarik sisi DR yang dulunya hanya ibu rumah tangga.yang hidupnya tampak sederhana dengan seorang suami bernama BW seniman Lukis yang di karuniai seorang anak laki2…
    masa lalu DR bersekolah SMP di bali,Bpk DR seorang wasit sepak bola di bali.pada waktu itu CA bermain sepak bola di Gelora Dewata,disitulah pertemuan CA dengan DR,pada suatu hari ada keretakan rumah tangga orang tua DR,lalu ibu dan DR lari kesurabaya.akhirnya DR bertemu dengan BW seorang Pelukis.cinta berlanjut di perlaminan,tetapi keharmonisan rumah tangga BW hancur ketika DR bertemu CA.sampai akhirnya suatu hari secara tidak sengaja saat berjalan-jalan di plaza tunjungan,DR bertemu dengan CA,jumpa di mall surabaya itu kemudian berlanjut dengan pertemuan.selanjutnya dari pertemuan pertama akhirnya mereka sepakat menjalin hubungan asmara.akhirnya istri seniman DR membuat janji kepada CA,bertemu di tempat yang telah di janjikan oleh kedua pihak yang di sepakati Hotel Pregolan Bunder 11-15 SBY.
    malam itu juga suami DR mendapatkan kabar oleh tetangganya klau istrinya ada di hotel Pregolan,BW waktu itu menanyakan pada receptionis dan juga salah satu karyawan hotel.
    “jwbnya ya ada pak ciri-ciri wanita tersebut di kamar no.5,ujarnya..
    lalu BW merencanakan penggrebekan bersama pihak kepolisian kapolsek tegal sari pada tanggal 5 maret 1997 jam 23:00.pada waktu itu juga kedua insan di gelandang ke kapolsek tegal sari untuk dimintai keterangan (1 kali 24jam).

  6. tang rivolsa spd berkata:

    Partai Demokrat harus mampumeredam demo akibat kenaikan BBM.Sbg partaipemerintah partai demokrat harus bekerja untuk rakyat.Kita perlu cari solusi baru agar negara ini damai .

  7. Partole Junadi berkata:

    Tak perlu dibubarkan, nanti setelah pemilu 2014. Akan bubar sendiri. Tapi partai ini telah berhasil mencatat rekor dalam sejarah Inndonesia sebagai pemenang pemilu dan terjerembab sebagai partai paling banyak kadernya yang korupsi mulai dari : Nazaruddin, Bendum partai, Angelina Sondakh, Wakil Sekjen, Andi Malarangeng sebagai Sekretaris Dewan Pembina dan Sekretaris Majelis Tinggi, Hartati Murdaya sebagai anggota Dewan Pembina semuanya telah menjadi narapidana dan tersangka. Lain lagi yang masih santer diduga sesuai nyanyian Nazaruddin bekas Bendahara Umum partai Demokrat spt: Ketua Umum partai Anas Urbaningrum dalam kasus Hambalang, Nirwan Amir dalam kasus Wisma Atlet, Max Sopacua dalam kasus Kemenkes dan masih banyak lagi. Partai menang dalam pemilu 2009 karena membawa motto anti korupsi. Waktu itu rakyat sudah muak dengan pemerintahan kotor dengan perilaku korup. Rakyat menaruh harapan untuk partai ini. Tetapi kepercayaan itu dihianati oleh para kader dan elit partai dan ketua Dewan pembina berjanji berdiri paling dapan sambil menghunus pedang untuk memberantas korupsi sayangnya pedang itu belum pernah digunakan dan malah korupsi semakin merajalela melilit kader partai. I

  8. Ping balik: Jawa Barat V (Kab. Bogor) | Litsus Caleg DPR 2014

  9. ben berkata:

    semoga menjadi partai yg lebh baik kedepannya

  10. raisa berkata:

    Semoga bisa lebih baik dari sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s