Dokumentasi Foto Peluncuran Jurnal Madani PB HMI Periode 1997-1999


Rangkaian dokumentasi foto dan hasil scan publikasi di bawah ini, dimaksudkan untuk memenuhi sebagian permintaan teman-teman se-angkatan tatkala sama-sama aktif di Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Periode 1997-1999.

Beruntunglah teman-teman kami itu, kegemaran jeprat-jepret sebagai fotografer amatir saya di masa lalu menemukan momentumnya ketika orang-orang yang dulu terhubung satu sama lainnya dalam kedekatan pergaulan saling terpisahkan oleh situasi dan keadaan. Dan merindukan ‘kedekatan kembali’ sekalipun hanya melalui lembaran foto atau benda kenangan lainnya. Dokumentasi foto ini salah satu, penawar dahaga kerinduan ‘kembali ke masa silam’ itu!

Masih ada lagi album-album foto era itu yang belum sempat saya cetak kembali. Ada beberapa roll negatif film.  Lain waktu akan saya publikasi kembali di blog ini. Dokumentasi foto senada-seirama lain silakan klik tautan ini.

Secara iseng tiga hari lalu (28/2 2009),  saya mengirim pesan pada Om Anas Urbaningrum (sebutan kehormatan untuk mengajari anak saya sendiri memanggil teman-teman ayahnya) melalui sms. Isinya, ‘permohonan sponsor’ agar ikut mendanai pencetakan kembali negatif-negatif film PB HMI Periode 1997-1999 dengan argumen ‘beberapa teman’ memintanya.

Hebatnya Om Anas Urbaningrum. Dia segera merespon dengan mengiyakan ‘permohonan simpatik’ saya ini. Seandainya saya ‘nakal’, memohon sponsor pada rekan-rekan lain masa itu yang telah ‘sukses’, barangkali juga dikabulkan. Dan untung secara finasial, walau kecil-kecilan. He..he..he…

Selamat bernostalgia!

***

Lakon ini bermula di suatu malam pada medio Oktober 1998. Tempat bersejarahnya di gedung Dewan Pimpunan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Jalan HR Rasuna Said Kuningan Jakarta. Sebuah hajatan orkestra intelektual dipergelarkan. Megah dan spektakuler. Alunan simponi yang  terdengar pun, yang dimainkan oleh pemusik handal itu,  terdengar menggema di langit pikiran para pemirsanya.  Gaung irama itu, setidaknya bagi saya, samar-samar hingga saat ini masih membekas di lubuk kalbu.

Pergelaran simponi itu bertajuk “Malam Peluncuran Perdana Jurnal MADANI “. Diselengarakan oleh Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Periode 1997-1999.

Bertindak sebagai organizing committee (OC), atau event organizer (EO) adalah Badan Koordinasi Nasional Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Bakornas LAPMI) PB HMI, dimana saya menjadi Komandan Overste-nya (Overste = Letnan Kolonel). Ha..ha..ha…

Komandan Jenderal, atau konduktor pergelaran orkestra di atas tetap dipegang Anas Urbaningrum selaku Ketua Umum PB HMI saat itu.

Momen ini merupakan perhelatan yang bersejarah bagi Bakornas LAPMI PB HMI kala itu. Jumlah peserta yang hadir sangat banyak. Memenuhi Aula Kantor DPP KNPI Kuningan, hingga banyak yang duduk di lantai dan kongkow-kongkow di luaran gedung. Wartawan media cetak dan elektronik yang meliput acara tersebut juga bejibun. Dan keesokan harinya banyak di muat di media cetak nasional.

Para pemain musik utama atau pembicara yang hadir pada pergelaran orkestra “Malam Peluncuran Perdana Jurnal MADANI”  itu juga tokoh nasional berkompeten di bidangnya. Mereka adalah, Kepala Staf Teritorial Tentara Nasional Indonesia (Kaster TNI) –kala itu– Letnan Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dosen Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) DR Andi Mallarangeng, Intelektual Muda Islam Ulil Absar Abdalla, dan Dosen Universitas Indonesia DR Imam B Prasodjo yang baru saja memperoleh gelar Doktor dari Brown University Amerika Serikat.

Tokoh-tokoh nasional di atas, pada 1998, bagaikan bunga yang tengah mekar-mekarnya dan senantiasa diburu kumbang-kumbang pers untuk dihisap sari madunya.

Pemain utama dan konduktor pergelaran orkestra di atas, beberapa tahun kemudian telah menjadi tokoh publik yang mewarnai percaturan politik tanah air.

Susilo Bambang Yudhoyono, setelah jabatan Kaster TNI itu mendapat posisi dan jabatan sebagai Ketua Fraksi TNI MPR-RI pada Sidang MPR-RI tahun 1999. Karier militernya terhenti ketika ia diangkat menjadi Menteri Pertambangan dan Energi di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Kemudian sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di era kabinet Megawati Soekarno Putri. Tahun 2004, ia mencalonkan diri sebagai presiden berpasangan dengan Jusuf Kalla dan memenangkan pemilu pertama yang diadakan secara langsung dan bersejarah itu di tahun yang sama, dan dilantik sebagai presiden Indonesia ke-6 pada 20 Oktober 2004 bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

DR  Andi Mallarangeng kini sebagai juru bicara presiden di era SBY. Setelah sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota KPU dari unsur pemerintah. Staf ahli Menteri Negara Otonomi Daerah (1999-2000). Kementerian itu dibubarkan walau berusia 10 bulan. Ia kemudian bekerja mengembangkan ide tata pemerintahan yang baik sebagai Chair of Policy Committee pada Partnership for Govermance Reform in Indonesia (2000-2002). Dan sempat mencalonkan diri namun gagal sebagai anggota DPR-RI pada Pemilu 2004 dari Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PPDK) pimpinan Prof DR Ryaas Rasyid.

DR Imam B Prasodjo pernah menjabat sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa saat kemudian mengundurkan diri dengan alasan sesuatu dan lain hal. Kini Imam B Prasodjo disamping tetap komit sebagai dosen di Universitas Indonesia (UI) juga aktif sebagai penggiat LSM di Yayasan Nurani Dunia.

Ulil Abshar Abdalla, seorang intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) dikemudian hari bergiat di Jaringan Islam Liberal (JIL) dan kini tengah menyelesaikan pendidikan doktornya di Univeristas Boston Amerika Serikat.

Anas Urbaningrum pasca PB HMI pernah menjadi anggota KPU dan kini salah seorang Ketua di DPP Partai Demokrat.

Perlu saya sebut pula nama M Alfan Alfian, mantan Ketua Umum Bakornas LAPMI PB HMI Periode 1995-1997. Sosok ini merupakan ‘orang di balik layar’ kelahiran Jurnal MADANI ini. Di situ ia tercantum sebagai Pemimpin Redaksi Jurnal MADANI. Penulis artikel produktif di media massa cetak nasional ini, pernah berkarier sebagai wartawan Majalah Properti, Majalah Amanah, Staf Ahli Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) di DPR-RI, Staf Ahli Fraksi Partai GOLKAR DPR-RI, Sekretaris Eksekutif Gerakan Jalan Lurus, dan kini sebagai Dosen Fisip Universitas Nasional (Unas) dan Direktur Riset Akbar Tandjung Institute (ATI).

Silakan klik gambar untuk memperbesar….



About these ads

3 gagasan untuk “Dokumentasi Foto Peluncuran Jurnal Madani PB HMI Periode 1997-1999

  1. Ping-balik: Kegemaran Jeprat-Jepret sebagai Fotografer Amatir « Dwiki Setiyawan’s Blog

  2. Mas Dwiki,

    Sy msh menyimpan dua edisi Jurnal Madani :(1) Nomor 2 Vol 2/Thn 1999 (dgn topik utama:Format Baru Politik Islam)& (2) No. 3 Volume 2/Thn 1999 (dgn topik utama:Prospek Masyarakat Madani). Bahkan, tulisan sy dimuat dlm No. 3 Vol 2/Thn 1999 dgn judul “Membadah Politik Sara & Budaya Kekerasan”. Pdhl sy kirim iseng-iseng ke PB HMI tanpa ada soft copy, hanya hard copy. Itu juga makalah yg sy ajukan untuk LK II di Jogja. Eh, tiba-tiba dimuat dgn beberapa tulisan lain termasuk wwcr Bob Hefner, Kang Amich. he…he…bangganya sampe sekarang lho…
    Makasih udah diingetin ttg launching Jurnal Madani.

    Peace,

  3. Ping-balik: Komentar Beberapa Teman tentang Anas Urbaningrum di Milis Kahmi Pro (Part 1) « Dwiki Setiyawan’s Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s